Mahasiswa UNG Terjebak Banjir Bandang
Gorontalo (BERITA HARIAN ONLINE) – Sepuluh mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dilaporkan terseret banjir bandang, dan tiga orang telah dinyatakan meninggal dunia dalam bencana yang terjadi di Desa Dunggilata, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada hari Selasa.
Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango, Achril Y. Babyonggo, menyampaikan bahwa menurut informasi dari Pemerintah Desa Dunggilata, Kecamatan Bone Pantai, para mahasiswa tersebut adalah bagian dari tim teknik geologi UNG yang sedang melakukan pemetaan geologi di daerah tersebut.
“Informasi terbaru menunjukkan bahwa semua sudah ditemukan. Tujuh orang selamat dan tiga meninggal dunia,” ujar Achril.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan informasi awal, para mahasiswa tersebut sudah berada di lokasi penelitian selama dua hari dan sedang dalam perjalanan pulang menuju pemukiman warga.
Ketika dalam perjalanan pulang, mereka tiba-tiba dihantam banjir bandang yang menyebabkan mereka hanyut terbawa arus.
Awalnya, semua mahasiswa dilaporkan hilang, namun satu per satu berhasil ditemukan oleh warga setempat.
Identitas para mahasiswa tersebut masih dalam proses pendataan, begitu juga dengan kronologi kejadian yang lebih rinci. Namun, dipastikan bahwa mahasiswa tersebut terdiri dari lima pria dan lima wanita, dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tombulilato.
“Proses evakuasi saat ini tengah berlangsung. Kami juga sedang melakukan pendataan. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan nanti,” tambahnya.