507 Personel Diterjunkan untuk Mengamankan Kunjungan Wapres di Kabupaten Sikka
Kupang (BERITA HARIAN ONLINE) – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, bersama dengan Polres Sikka, mengerahkan 507 personel untuk mengamankan kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Sikka pada Kamis (24/4) hingga Jumat (25/4).
Kapolres Sikka, AKBP Moh. Muhkson, saat dihubungi dari Kupang pada Rabu, menyatakan bahwa seluruh personel telah siap dan telah melakukan simulasi pengamanan.
“Kami sudah menggelar rapat koordinasi intensif bersama tim Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Kantor Bupati Sikka,” ungkapnya.
Dia menambahkan bahwa dirinya telah melaporkan kesiapan personel tersebut kepada Kapolda NTT, memastikan seluruh komponen pengamanan siap melaksanakan tugas dengan optimal.
“Kami memastikan pengamanan dilakukan secara profesional, persuasif, dan tetap humanis untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat serta tamu negara,” ujar Kapolres.
Dalam kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Kabupaten Sikka, orang nomor dua di Indonesia ini dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi penting, termasuk Bendungan Napung Gete, kawasan perikanan Bebeng, dan GOR Samador Maumere.
Wapres juga akan mengunjungi pelayanan kesehatan gratis di Puskesmas Wolo Matang dan menyaksikan langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di SMP Katolik Frater Maumere.
Di samping itu, Wapres dijadwalkan melaksanakan Shalat Jumat bersama warga dan berdialog dengan tokoh agama serta kalangan akademisi pada Jumat (25/4).
Dia menambahkan bahwa jumlah personel tersebut juga didukung oleh Polres Flores Timur.
Selain 507 personel keamanan, sebanyak 18 kendaraan taktis (rantis) turut dikerahkan untuk mendukung pengamanan dan mobilitas selama kegiatan berlangsung. Bersama TNI dan instansi pendukung, mereka siap menyukseskan misi pengamanan ini.
Polda NTT dan Polres Sikka juga mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan tertib selama kunjungan berlangsung.
“Kehadiran Wakil Presiden bukan hanya kehormatan bagi Sikka, tetapi juga peluang strategis yang diharapkan membawa dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup AKBP Muhkson.