Banjir di Kapuas Memutus Akses Jalan Antar-Kecamatan
Kuala Kapuas (BERITA HARIAN ONLINE) – Banjir telah memutuskan akses jalan penghubung antara Kecamatan Kapuas Hulu dan Kecamatan Mandau Talawang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
“Jalan hanya dapat dilewati oleh sepeda motor, itu pun harus menggunakan perahu penyeberangan,” ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Ahmad M Saribi di Kuala Kapuas, Sabtu.
Berdasarkan laporan kaji cepat dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Kapuas di Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, kondisi ini telah tercatat.
Selain itu, banjir juga telah merendam puluhan rumah warga di beberapa RT di desa tersebut, termasuk jalan umum dan fasilitas publik, yang terjadi sejak Rabu (9/4) hingga saat ini.
“Menurut laporan Tim TRC BPBD Kapuas, banjir disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi, yang mengakibatkan meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Kapuas,” katanya.
Ketinggian air di beberapa RT, yaitu RT 01, 02, 03, 04, dan 05 Desa Sei Hanyo, bervariasi antara 20 hingga 120 centimeter.
BPBD telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan, Polsek Kapuas Hulu, Koramil Kapuas Hulu, dan perangkat desa setempat.
Mereka juga menyampaikan imbauan kepada kecamatan, desa, dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan serta menetapkan jalur evakuasi, titik kumpul, dan lokasi pengungsian jika diperlukan.
“Debit air masih stabil, dan aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa,” jelasnya.
Sementara untuk penanganan kesehatan warga terdampak banjir, petugas Puskesmas Pujon langsung mengunjungi rumah-rumah warga.
“Kerugian material sementara akibat banjir ini berupa hilangnya ternak ayam dan ikan di kolam milik warga,” tambah Ahmad M Saribi.