Site icon BERITA HARIAN ONLINE

BGN: SPPG Akan Menerima Rp8 Miliar Setiap Tahun untuk Program MBG

bgn sppg bakal terima rp8 miliar per tahun biayai program mbg

BGN: SPPG Akan Menerima Rp8 Miliar Setiap Tahun untuk Program MBG

Bisa dengan mengubah fungsi restoran, kafe, atau rumah yang tidak digunakan agar menjadi satuan pelayanan.

Sleman (BERITA HARIAN ONLINE) – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dibentuk akan mendapatkan dana antara Rp8 miliar sampai Rp10 miliar per tahun untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Di satuan pelayanan ini, setiap tahunnya akan menerima dana sekitar Rp8 miliar hingga Rp10 miliar. Rata-rata bulanan sekitar Rp800 juta, dengan 85 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk pembelian bahan baku,” ungkap Dadan Hindayana di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (8/5).

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Sleman diperkirakan membutuhkan 111 SPPG.

Saat ini, terdapat 15 SPPG yang telah diresmikan di Yogyakarta, terdiri dari 13 di Sleman, 1 di Kulon Progo, dan 1 di Gunungkidul.

“Dengan pembangunan 15 SPPG ini, baru mencapai sekitar 10 persen, belum mencapai 50 persen. Masih sekitar 10 persen,” kata Dadan Hindayana.

Pihaknya menjelaskan bahwa kehadiran SPPG tidak memerlukan pembangunan baru, namun dapat memanfaatkan bangunan lama yang tidak digunakan.

“Bisa dengan mengubah fungsi restoran, kafe, atau rumah yang tidak digunakan agar menjadi satuan pelayanan,” tambah Dadan Hindayana.

Jika ada lapangan futsal yang sudah tidak digunakan, lanjutnya, dapat diubah menjadi satuan pelayanan pemenuhan gizi.

Pada hari Kamis (8/5), Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, bersama dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BUMDES Tridadi di Kabupaten Sleman, DIY, serta 14 SPPG lainnya di Yogyakarta.

Exit mobile version