BTN Yakin Pelonggaran BI-Rate Dapat Memperkuat Kredit Perumahan Rakyat
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) menyatakan keyakinannya bahwa pelonggaran kebijakan moneter melalui penurunan BI-Rate mampu meningkatkan dorongan pembiayaan perumahan rakyat.
“BTN menyambut baik penurunan suku bunga acuan ini dan percaya bahwa kebijakan tersebut akan memperkuat pembiayaan perumahan rakyat,” ujar Corporate Secretary BTN Ramon Armando saat dihubungi oleh BERITA HARIAN ONLINE di Jakarta, Kamis.
Ramon menambahkan bahwa BTN yakin langkah ini akan membantu mempercepat realisasi program pemerintah dalam menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat Indonesia.
Dalam hal transmisi kebijakan moneter, Ramon menjelaskan bahwa meskipun BI-Rate turun menjadi 5,25 persen, ini tidak secara otomatis diikuti oleh penurunan suku bunga kredit BTN, karena ada proses penyesuaian yang perlu dilakukan.
“Biasanya, penyesuaian dimulai dari suku bunga simpanan atau dana pihak ketiga (DPK), kemudian diikuti oleh penyesuaian suku bunga kredit setelah struktur biaya dana dan kondisi likuiditas menunjukan kestabilan,” ungkap Ramon.
Pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Juli 2025, bank sentral Indonesia menurunkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis point (bps) hingga mencapai level 5,25 persen.
Sampai saat ini, BI telah menurunkan BI-Rate sebanyak tiga kali sejak awal tahun dengan masing-masing sebesar 25 bps yang terjadi pada Januari, Mei, dan Juli.
Di tengah pelonggaran kebijakan suku bunga, BI mengungkapkan bahwa suku bunga kredit perbankan tetap tinggi yaitu 9,16 persen pada Juni 2025, hanya sedikit turun dari 9,18 persen pada Mei 2025.
Sementara itu, kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77 persen year on year (yoy), menurun dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Mei 2025 yang mencapai 8,43 persen (yoy).