Bupati Touna: Pentingnya Kekompakan JCH Selama Ibadah Haji
Di Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Bupati Ilham Lawidu menyampaikan pesan kepada jamaah calon haji tahun 2025 dari daerah ini untuk memelihara kebersamaan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
“Saya mengimbau kepada semua jamaah calon haji untuk selalu menjaga kebersamaan dan persaudaraan di antara sesama jamaah, saling membantu, saling mengingatkan, dan saling mendoakan,” ujarnya ketika acara pelepasan dan pemberangkatan JCH Tojo Una-Una di Touna, Sulawesi Tengah, Rabu.
Ia menyebut hari ini sebagai momen istimewa, terutama bagi para calon tamu Allah SWT yang akan menunaikan rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji ke Tanah Suci. Ibadah haji disebutnya sebagai panggilan mulia yang tidak semua umat Islam dapat meraih.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Tanah Suci, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang penuh makna.
Dia berpesan agar JCH saat kembali dari ibadah haji membawa semangat perubahan dan menjadi pribadi yang lebih sabar, sopan, dan taat.
Ia mengatakan bahwa berhaji bukanlah akhir dari ibadah, melainkan awal dari peningkatan kualitas hidup sebagai individu yang lebih dekat kepada Allah SWT.
“Semoga perjalanan ini menjadi perjalanan suci yang membawa berkah tidak hanya bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga bagi daerah dan bangsa kita,” tambahnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Kementerian Agama, panitia haji, pembimbing ibadah, serta tenaga medis yang telah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik demi kelancaran keberangkatan jamaah calon haji.
Jumlah anggota JCH Kabupaten Tojo Una-Una adalah 32 orang, terdiri dari 12 pria, 19 wanita, dan satu petugas haji daerah, yang tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Balikpapan (BPN-7).
Pelaksana Tugas Kepala Seksi Humas Polres Touna, Iptu Martono, mengungkapkan bahwa perjalanan JCH menuju Asrama Haji Transit Kota Palu mendapatkan pengawalan dari kepolisian.
“Personel Satlantas Polres Touna melakukan pengawalan terhadap rombongan calon haji sampai ke Kota Palu,” ungkapnya.
Para jamaah menuju Kota Palu menggunakan empat kendaraan roda empat, terdiri dari tiga minibus dan satu ambulans.
Berdasarkan data dari Kanwil Kemenag Sulteng, jumlah anggota JCH Sulteng mencapai 1.994 orang, terdiri dari 1.870 calon haji reguler, 100 calon haji prioritas lansia, enam pembimbing ibadah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dan 18 petugas haji daerah (PHD).
Calon haji asal Sulteng terbagi dalam enam kloter yang terdiri dari lima kloter penuh dan satu kloter gabungan dengan calon haji dari Kalimantan Timur yang dimulai dari Kloter BPN-7 hingga BPN-12.
Jamaah calon haji kloter 1 Sulteng atau kloter 7 Embarkasi Balikpapan (BPN-7) mulai memasuki Asrama Haji Transit Palu pada 15 Mei 2025 dan diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan pada 16 Mei.