CEO PFA: Pemain Sheffield Wednesday Bisa Akhiri Kontrak
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Maheta Molango, selaku CEO Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA), menyampaikan bahwa pihaknya melihat ada kemungkinan bagi banyak pemain senior Sheffield Wednesday untuk mengakhiri kontrak mereka. Hal ini terjadi setelah klub divisi dua Inggris tersebut tidak membayar gaji tepat waktu.
Molango menyatakan, “Dalam kontrak standar, terdapat beberapa kondisi yang memungkinkan seorang pemain untuk mengakhiri kontraknya. Ini berlaku jika ada pelanggaran serius dan/atau berulang. Kami sedang meninjau hal ini,” ujarnya kepada The Athletic pada hari Kamis.
Sheffield Wednesday telah menunjukkan pola penundaan pembayaran gaji, dan ini adalah kejadian ketiga dalam empat bulan terakhir.
Kami telah melakukan komunikasi dengan para pemain. Tugas kami bukanlah untuk memerintah mereka, melainkan memberikan penjelasan dan alat: ‘Berikut adalah opsi yang tersedia jika kriteria terpenuhi,'” lanjut Molango.
Pada hari Senin (30/6), seharusnya gaji bulan Juni dibayarkan. Namun, pemilik klub, Dejphon Chansiri, hanya membayar gaji untuk pemain tim U-21 dan sebagian staf non-pemain.
Pengusaha dari Thailand ini memastikan bahwa manajer Danny Rohl mendapat gaji penuh, sehingga jika ada klub lain yang ingin merekrut pelatih asal Jerman ini, Sheffield Wednesday akan mendapatkan kompensasi finansial.
Namun, hampir semua pihak lainnya tampaknya memiliki kebebasan untuk pergi.
Berdasarkan peraturan FIFA, pemain dapat mengakhiri kontrak jika gaji tidak dibayar selama dua bulan berturut-turut, tetapi mereka harus memberikan pemberitahuan tertulis selama 15 hari, di mana klub memiliki kesempatan untuk membayar tunggakan.
Molango menjelaskan bahwa pemain Sheffield Wednesday mungkin sudah dapat mengakhiri kontrak mereka saat ini, sesuai dengan ketentuan dalam kontrak standar pemain sepak bola di Inggris.
Saat ini, English Football League (EFL) telah memberikan sanksi larangan transfer selama tiga bursa transfer kepada Sheffield Wednesday karena keterlambatan pembayaran gaji kepada pemain, staf, dan HMRC.
Chansiri juga didakwa oleh EFL atas keterlambatan pada bulan Maret dan Mei. Klub ini telah mengajukan banding atas sanksi tersebut.
Sheffield Wednesday sedang dalam proses penjualan. Klub ini tidak memiliki fasilitas latihan karena lapangan baru mereka belum siap, dan belum ada jadwal pertandingan pramusim yang diumumkan.