Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Dewa United Esports Mengumumkan Perpisahan dengan Anggota Divisi PUBG Mobile

dewa united esports lepas empat pemain dan pelatih divisi pubg mobile

Dewa United Esports Mengumumkan Perpisahan dengan Anggota Divisi PUBG Mobile

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Sebagai bagian dari evaluasi dan restrukturisasi tim untuk kemajuan yang lebih baik, Dewa United Esports memutuskan untuk berpisah dengan empat pemain profesional serta satu pelatih dalam divisi PUBG Mobile.

Menurut pernyataan dari laman klub yang diakses di Jakarta pada hari Senin, manajemen memutuskan untuk melepas Christian “Noox” Gerad, Inzaghi “Daybot” Karundeng, Daffa “Ramones” Ramadhan, dan Muhammad “Flippy” Pratama.

Di jajaran pelatih, Yudha “Duckyy” Pradana juga turut dilepaskan oleh klub ini.

Manajemen menyebutkan bahwa langkah ini merupakan keputusan yang sulit, namun dianggap perlu demi kepentingan tim di masa mendatang.

Pihak klub juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dedikasi serta kontribusi dari para pemain dan pelatih tersebut.

Pengurus tim mengungkapkan bahwa perjuangan, semangat, dan momen-momen berharga yang telah dilalui bersama akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Mereka berharap yang terbaik untuk perjalanan karier kelima individu ini.

Flippy dan Ramones adalah anggota baru di tim divisi PUBG Mobile, Dewa United Helios, yang berada di bawah naungan Dewa United Esports.

Keduanya baru bergabung kurang dari setengah tahun, dan selama itu mereka menunjukkan potensi serta semangat juang tinggi dalam memperkuat tim Dewa United Helios.

Sementara itu, Noox dan Daybot adalah pemain berpengalaman yang telah lebih dari dua tahun memperkuat Helios.

Menurut catatan klub, perjalanan Noox dan Daybot penuh dengan tantangan. Mereka dikenal sebagai penantang kuat dalam berbagai kompetisi resmi di tingkat nasional.

Kerja keras mereka membuahkan hasil manis saat berhasil memenangkan kompetisi 2024 PMCS ID Summer.

Namun, musim kompetisi 2025 membawa tantangan baru. Performa tim mengalami penurunan cukup signifikan hingga akhirnya gagal meraih tiket ke PUBG Mobile Super League (PMSL) SEA 2025, yang menjadi titik balik dari evaluasi besar-besaran oleh manajemen.

Exit mobile version