Peristiwa DKI Jakarta: Peluncuran Rute Transjabodetabek Baru hingga Dukungan Subsidi Pangan
Beragam berita menarik terjadi di DKI Jakarta pada Kamis (3/7), mulai dari peluncuran jalur baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Bekasi dan Galunggung hingga persiapan DKI untuk mendistribusikan 14 juta paket subsidi pangan dengan harga terjangkau.
Rute Baru Transjabodetabek Terminal Bekasi-Galunggung Diluncurkan
Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi memperkenalkan rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Bekasi dengan Galunggung (Dukuh Atas). Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menyebutkan bahwa perjalanan memakan waktu sekitar satu jam, dan pada jam sibuk bisa mencapai satu jam sepuluh menit. Harapannya, waktu perjalanan ini bisa dipersingkat di luar jam sibuk.
Persiapan 14 Juta Paket Subsidi Pangan Murah oleh DKI
Jakarta – Selama tahun 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menyediakan 14 juta paket subsidi pangan murah, dengan dana terbesar dialokasikan dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI. Kepala Dinas KPKP DKI, Hasudungan Sidabalok, menegaskan bahwa subsidi pangan merupakan bagian terbesar dari anggaran dinas.
Penurunan Kemacetan di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengungkapkan bahwa berdasarkan survei Tomtom, tingkat kemacetan di Jakarta menunjukkan penurunan. Jakarta yang sebelumnya berada di peringkat pertama kota termacet di Indonesia pada 2023 kini turun ke peringkat kelima.
Kunjungan ke Blok M Hub Melonjak pada Akhir Pekan
Area Blok M Hub di Jakarta Selatan, yang kini beroperasi 24 jam, mencatat lebih dari 12 ribu kunjungan selama akhir pekan. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa akhir pekan di Blok M terasa sangat ramai dengan jumlah pengunjung yang signifikan.
Ranperda KTR yang Tegas namun Ramah UMKM
Ketua Panitia Khusus Kawasan Tanpa Rokok (Pansus KTR) DPRD DKI Jakarta, Farah Savira, menegaskan bahwa peraturan ini akan diterapkan dengan tegas, tetapi tidak akan membunuh usaha kecil menengah (UMKM). Pesan dari Gubernur Pramono Anung mengedepankan agar penjualan produk rokok oleh pelaku UMKM tetap dilindungi.