Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Edwards Bertekad Meningkat Setelah Timberwolves Gagal ke Final NBA Lagi

edwards bertekad bangkit usai timberwolves kembali gagal ke final nba

Edwards Bertekad Meningkat Setelah Timberwolves Gagal ke Final NBA Lagi

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pemain guard dari Minnesota Timberwolves, Anthony Edwards, berkomitmen untuk berlatih keras selama musim panas setelah timnya kembali tersingkir di final Wilayah Barat NBA 2024-2025, setelah kekalahan telak 94-124 dari Oklahoma City Thunder di Game 5, pekan lalu.

“Saya akan berlatih sekeras mungkin musim panas ini. Tidak akan ada yang bekerja lebih keras dari saya, itu pasti,” ujar Edwards dari sumber resmi NBA.

Kegagalan ini adalah yang kedua berturut-turut untuk Minnesota dalam upaya mencapai Final NBA.

Edwards, yang selama musim reguler mencatat rata-rata 27,6 poin per gim (terbaik keempat di NBA), harus bekerja keras melawan tim unggulan pertama Wilayah Barat yang dipimpin MVP Shai Gilgeous-Alexander.

Dalam lima pertandingan melawan Thunder, Edwards hanya mampu mencetak kurang dari 20 poin di tiga kesempatan.

Pada laga penentuan, Edwards hanya mencetak 19 poin dengan akurasi tembakan 7 dari 18 (termasuk 1 dari 7 dari tripoin), dan mencatat tiga kali kehilangan bola. Selama 39 menit bermain, Timberwolves kalah dengan selisih 29 poin saat ia berada di lapangan.

“Mereka tim yang lebih baik. Mereka mengalahkan kami dan menang. Kami kalah dalam pertandingan ini, kami kalah dalam seri ini,” kata Edwards.

Pelatih Kepala Minnesota Timberwolves, Chris Finch, mengakui timnya kehilangan koneksi sejak awal pertandingan.

Finch mengindikasikan perlunya perbaikan rotasi tim ke depan, terutama setelah penampilan solid rookie Terrence Shannon Jr. yang mencetak total 35 poin dalam tiga laga terakhir setelah jarang dimainkan di awal playoff.

“Kami perlu memperpanjang rotasi. Ada pemain muda yang siap bermain dan saya yakin mereka bisa membantu,” katanya.

Meskipun kecewa, Edwards tetap optimis dan menegaskan bahwa ia masih berada di awal karirnya. Bintang berusia 23 tahun itu bahkan menunjukkan rasa empatinya terhadap Conley yang telah menjalani musim ke-18.

“Saya tidak merasa ini menyakitkan. Justru ini memberi saya semangat,” ucap Edwards.

“Saya masih 23 tahun. Saya masih akan punya banyak kesempatan. Saya lebih sedih untuk Mike (Conley). Kami sudah mencoba tahun lalu dan gagal. Tahun ini gagal lagi. Tahun depan kami coba lagi,” tutup Edwards.

Exit mobile version