Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Tiga Alasan Mengapa Emas Batangan Menjadi Favorit di Kalangan Masyarakat, Menurut Ekonom Celios

ekonom celios sebut tiga alasan emas batangan banyak dibeli masyarakat

Faktor-Faktor yang Mendorong Pembelian Emas Batangan

Ketimbang menyimpan di bank dengan bunga yang rendah, masyarakat memilih membeli emas batangan.

Jakarta – Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), mengungkapkan bahwa ada tiga faktor utama yang menyebabkan emas batangan semakin diminati masyarakat baru-baru ini. Faktor-faktor tersebut adalah tekanan ekonomi global, potensi imbal hasil yang tinggi, dan penggunaan sebagai dana darurat.

Tekanan Ekonomi Global

Dalam percakapan di Jakarta pada hari Kamis, Bhima menjelaskan bahwa faktor pertama adalah bahwa masyarakat dan investor saat ini melihat adanya tekanan ekonomi global. Hal ini menyebabkan banyak dari mereka memilih untuk mengalihkan aset portofolio menjadi emas batangan.

“Mereka cenderung mengalihkan investasi mereka ke emas batangan, sehingga ada peningkatan permintaan di tengah kondisi ekonomi yang memburuk,” ujarnya.

Imbal Hasil Investasi

Faktor kedua adalah banyak masyarakat yang menggunakan emas batangan untuk meningkatkan imbal dari investasinya. Nilai tambah dari emas batangan dianggap lebih tinggi dibandingkan bunga bank tradisional.

“Ketika ada uang lebih, misalnya sisa THR, daripada disimpan di bank dengan bunga yang tidak signifikan, mereka lebih memilih membeli emas batangan,” tambahnya.

Emas sebagai Dana Darurat

Menurut Bhima, faktor ketiga adalah masyarakat memerlukan emas batangan sebagai cadangan dana darurat karena logam mulia ini memiliki likuiditas yang tinggi.

“Emas bisa dengan cepat dicairkan. Ketika terkena PHK atau ada kebutuhan mendesak, emas dapat segera dijual,” kata Bhima.

Di tengah situasi ekonomi global yang tidak stabil dan kenaikan harga emas, Bhima mengimbau pemerintah untuk memastikan pasokan emas dalam negeri cukup untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, penting untuk mengontrol nilai tukar rupiah dan membuat kebijakan yang dapat mengurangi dampak resiprokal dari kebijakan Amerika Serikat agar harga emas batangan tetap stabil.

Peningkatan Pembelian Emas Pasca Lebaran

Telah diberitakan sebelumnya bahwa setelah Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah, banyak masyarakat mulai membeli emas batangan di beberapa daerah seperti Padang, Jakarta, dan Jawa Barat.

Pegadaian Kantor Wilayah Jawa Barat melaporkan adanya peningkatan pembelian emas untuk investasi setelah libur Lebaran 2025.

Data Pegadaian menunjukkan bahwa hingga 8 April 2025, transaksi emas di wilayah Kanwil Jawa Barat mencapai 85.685 gram, dengan rincian Area Bandung I sebesar 25.761 gram, Area Cirebon 21.712 gram, Area Tasikmalaya 19.851 gram, dan Area Bandung 2 sebanyak 18.362 gram.

Pada Kamis (10/4), harga emas batangan dari Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian melonjak hingga Rp60.000 dari hari sebelumnya. Emas Antam naik dari Rp1.798.000 menjadi Rp1.858.000 per gram, Galeri24 meningkat Rp57.000 ke Rp1.816.000 per gram, dan UBS naik dari Rp1.754.000 menjadi Rp1.811.000 per gram.

Exit mobile version