Kapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Ulama di Haul Ponpes Buntet
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, menekankan bahwa Polri dan ulama memiliki peran saling melengkapi, dan acara Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet di Cirebon, Jawa Barat, memperkuat hubungan antara ulama dan umaro.
“Polri dan ulama berperan dan berfungsi saling melengkapi dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” ujar Kapolri melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Dalam acara Haul Ponpes Buntet tersebut, Kapolri menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, budaya pesantren, dan semangat kebersamaan, guna mempererat sinergi antara ulama dan umaro demi mewujudkan bangsa Indonesia yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur.
Acara yang digelar di Ponpes Buntet ini dipimpin oleh KH Adib Rofi’uddin Izza. Hadir pula Ketua MPR Ahmad Muzani, Wamennaker Immanuel Ebenezer Gerungan, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta para kiai, sesepuh, dan warga Pondok Buntet.
Pejabat utama Mabes Polri yang hadir termasuk Irwasum Komjen Dedi Prasetyo, Kabaintelkam Komjen Syahardiantono, Kadivpropam Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, dan Wakabareskrim Irjen Asep Edi Suheri.
“Acara ini diselenggarakan sebagai penghormatan, doa, dan rasa syukur atas jasa para sesepuh dan warga Buntet Pesantren yang telah meninggal dunia,” ungkap Kapolri.
Haul diisi dengan pembacaan ayat suci Al Quran, lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, serta sambutan dari para kiai dan pimpinan lembaga serta organisasi. Kapolri melihat adanya kesamaan peran antara Polri dan ulama.
Beliau mengajak seluruh kiai, ustaz, ulama, santri dan santriwati untuk memberi dukungan pada setiap langkah dan upaya Polri dalam menyukseskan program pemerintah demi mencapai visi ‘Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.’