Teheran: Serangan Israel Sebabkan Cedera Pada Hampir 1.800 Warga Iran
Teheran (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Kesehatan Iran, Mohammad-Reza Zafarghandi, menyatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh Israel telah mengakibatkan sekitar 1.800 warga Iran mengalami cedera.
Pada hari Senin (16/6), Menkes menyebutkan bahwa sekitar 1.800 orang, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, telah terluka sejak Israel memulai serangan terhadap Iran pada 13 Juni lalu.
Ia melaporkan bahwa serangan Zionis di Lapangan Quds, yang terletak di bagian utara Teheran, menewaskan 12 orang dan melukai 59 orang lainnya. Di antara korban yang meninggal terdapat seorang ibu hamil, 35 perempuan, dan 10 anak-anak, menurut laporannya.
Rezim Israel mulai melakukan serangan ke wilayah Iran dalam tindakan yang dinilai sebagai agresi tanpa alasan pada Jumat malam.
Beberapa pejabat militer Iran yang berpangkat tinggi juga tewas dalam serangan presisi yang dilancarkan oleh Zionis. Warga sipil turut menjadi korban ketika rumah mereka diserang secara langsung. Seluruh area penduduk terkena dampak serangan ini, kata Menkes.
Segera setelah itu, pemerintah Iran mulai melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel, meluncurkan serangan ke Kota Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa dengan rudal balistik dan pesawat tanpa awak.
Akibatnya, banyak warga Israel menghabiskan waktu bersembunyi di tempat perlindungan bom bawah tanah sepanjang hari.
Sejak itu, serangan beruntun dari Iran telah mengenai target-target jauh di dalam wilayah Israel.
Meskipun ada penyensoran ketat dari pihak Israel, rekaman yang beredar menunjukkan rudal Iran menghantam sasaran mereka dengan presisi tinggi.
Pejabat Iran menyatakan bahwa operasi ini akan terus berlanjut selama diperlukan.
Sumber: MEHR
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.