Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Harlah Ke-27, PKB Akan Anugerahkan Penghargaan kepada 20 Pemuda Inspiratif

harlah ke 27 pkb bakal beri penghargaan untuk 20 pemuda berdampak

Harlah Ke-27, PKB Akan Anugerahkan Penghargaan kepada 20 Pemuda Inspiratif

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Dalam rangka perayaan Hari Lahir (Harlah) Ke-27, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menganugerahkan penghargaan kepada 20 pemuda berpengaruh melalui “Rising Change Maker Award” yang akan berlangsung pada 23 Juli 2025.

“Pada Harlah Ke-27, PKB akan menyeleksi 20 pemuda di bawah usia 30 tahun. Kami mencari pembuat perubahan yang berusia maksimal 30 tahun yang memiliki inisiatif dan inovasi serta memberikan dampak,” ujar Wakil Ketua Harian PKB Riezal Ilham Pratama di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin.

Riezal menambahkan bahwa solusi bagi berbagai permasalahan bangsa tidak hanya bisa diatasi oleh partai politik dan politisinya, tetapi juga oleh para pemuda yang memulai perubahan dari hal-hal kecil hingga perubahan besar yang berdampak luas.

PKB menilai kontribusi para pemuda ini perlu dihargai dan diakui. Menurut Riezal, ini bertujuan agar setiap pihak menjadi bagian dari solusi atas setiap permasalahan bangsa.

“PKB percaya bahwa kehadirannya sebagai solusi bangsa tidak dapat terwujud sendiri, melainkan bersama seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Kini, PKB tengah mengumpulkan nama-nama pemuda pembuat perubahan dari seluruh penjuru Indonesia. Penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada malam puncak Harlah Ke-27 PKB di Jakarta Convention Center, Senayan, Rabu (23/7).

“Harapannya, semakin banyak yang terlibat dalam pembuatan perubahan, maka perbaikan di Indonesia dapat terwujud lebih cepat,” ujar Riezal.

Harlah Ke-27 PKB mengusung tema “Indonesia Patriotik, Indonesia Produktif”.

Ketua DPP PKB sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Harlah Ke-27 PKB, Ahmad Iman Sukri, menyatakan bahwa tema ini mencerminkan urgensi solidaritas dan kebersamaan untuk membangun Indonesia.

Selain itu, tema tersebut diangkat dengan mempertimbangkan situasi ekonomi global saat ini. Persaingan dengan negara-negara lain, khususnya di ASEAN, sangat ketat sehingga diperlukan semangat kolektif untuk meningkatkan produktivitas.

“Bangsa yang produktif adalah bangsa yang memenangkan kompetisi. Oleh karena itu, saat ini kita memerlukan kekompakan, karena di DPR sudah kompak, begitu juga di kementerian kabinet, sehingga semangat produktivitas ini perlu kita tingkatkan untuk kemajuan Indonesia,” jelasnya dalam kesempatan yang sama.

Sebelum malam puncak pada 23 Juli nanti, PKB telah menyelenggarakan berbagai acara mulai dari Konferensi Internasional Transformasi Pesantren pada 24 Juni lalu hingga kegiatan olahraga, seni, dan lingkungan.

Exit mobile version