Jalan Samarinda-Balikpapan Terputus, Polisi Maksimalkan Jalur Arteri
Hingga kini, belum ada kemacetan yang signifikan, lalu lintas masih berjalan normal. Evaluasi akan terus dilakukan.
Samarinda (BERITA HARIAN ONLINE) – Setelah terputusnya Jalan HM Rifaddin yang menjadi penghubung utama antara Samarinda dan Balikpapan, Kalimantan Timur, pihak kepolisian berupaya memaksimalkan jalur arteri untuk menjaga kelancaran lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, dalam keterangannya di Samarinda pada Selasa, menyatakan bahwa pengalihan arus kendaraan telah dilakukan sebagai langkah awal penanganan.
Informasi mengenai pengalihan arus ini telah disampaikan kepada masyarakat baik secara daring maupun luring.
Kendaraan dari arah Balikpapan menuju Samarinda melalui jalur arteri diarahkan melalui KM 1 Loa Janan, kemudian berbelok ke kanan menuju Samarinda Seberang sebelum memasuki Kota Samarinda.
Di sisi lain, kendaraan yang bergerak dari Samarinda ke Balikpapan dapat menggunakan rute yang sama. Alternatif lain adalah melewati jalan Tol Samarinda-Balikpapan.
Kompol La Ode Prasetyo menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada laporan tentang kemacetan arus lalu lintas di jalur alternatif tersebut.
“Saat ini belum ada penumpukan arus, lalu lintas masih normal. Kami akan terus mengevaluasi situasi. Jika terjadi kemacetan, akan dicari solusi lain atau dilakukan pengaturan lebih lanjut,” ujarnya.
Personel Satlantas Polresta Samarinda saat ini masih melakukan patroli di sekitar lokasi jalan yang terputus.
Pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk menangani jalan yang terputus tersebut.
Kompol La Ode Prasetyo mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan antara Samarinda dan Balikpapan untuk menyesuaikan jadwal perjalanan mereka dan menggunakan rute alternatif yang telah disarankan agar tidak terjebak di area jalan yang terputus.
Sebelumnya, pada Senin malam (12/5) sekitar pukul 21.15 WITA, akses utama di Jalan HM Rifaddin, Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan, dilaporkan terputus total.
Kondisi jalan yang amblas ini mengganggu aktivitas masyarakat. Warga setempat berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut.