Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa renovasi rumah tak layak huni atau RTLH warga menjadi bagian dari empat program percepatan (Quick Win) Kadin Indonesia.
“Ini adalah sesuatu yang kami banggakan dan akan terus kami lakukan secara berkelanjutan, karena sangat disayangkan jika kita beraktivitas di Jakarta namun banyak tetangga kita yang masih tinggal di rumah yang tidak layak. Inilah salah satu dari empat Quick Win,” ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie di Jakarta, Selasa (15/4).
Empat program percepatan (Quick Win) Kadin mencakup dukungan untuk makanan bergizi gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), program tenaga kerja migran, serta pembangunan perumahan yang layak dan terjangkau.
Kadin merencanakan renovasi RTLH sejumlah 500 unit rumah, dengan 200 unit di Jakarta dan sisanya tersebar di Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Timur, serta Bangka Belitung.
“Namun yang terpenting hari ini adalah permulaan dari fakta bahwa Kadin tidak hanya berjuang memperkuat pemerintah dalam hal kebijakan perdagangan dan investasi, tetapi juga memastikan bahwa perumahan ini tidak hanya layak huni namun juga mendukung industrialisasi,” kata Anindya.
Dia menambahkan bahwa banyak anggota Kadin Indonesia yang menjadi vendor dalam pembangunan rumah, sehingga di daerah seperti Babel dan NTT, industrialisasi atau keikutsertaan anggota Kadin dalam pembangunan dapat mendorong pergerakan ekonomi.
Sebagai tambahan informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan bahwa renovasi rumah tak layak huni untuk masyarakat kurang mampu dilakukan tanpa menggunakan dana APBN, APBD, dan BUMN, melainkan melalui semangat gotong royong bersama berbagai pihak seperti masyarakat dan pelaku usaha swasta.
Kementerian PKP bekerja sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi dan Kadin Indonesia untuk membangun dan merenovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kelurahan Johar Baru, Tanah Tinggi, Jakarta. Menteri PKP turut hadir untuk memeriksa hasil pembangunan renovasi yang merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah.
Rincian Program Renovasi RTLH di Indonesia oleh Kadin Indonesia mencakup rencana renovasi 500 unit rumah, dengan komposisi RTLH di Jakarta 200 unit, Jawa Barat 100 unit, Banten 200 unit, Bangka Belitung 50 unit, dan NTT 50 unit.