Medvedev Raih 400 Kemenangan Tur di Halle
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Daniil Medvedev berhasil meraih 400 kemenangan di level tur setelah menaklukkan Quentin Halys dengan skor 6-2, 7-5 di babak kedua Terra Wortmann Open yang berlangsung di Halle, Jerman.
Medvedev, yang merupakan mantan petenis peringkat satu dunia dan telah mengoleksi 20 gelar level tur, mengenang kemenangan berkesannya di final US Open 2021 melawan Novak Djokovic sebagai salah satu momen tak terlupakan. Namun, dia mengungkapkan kesulitan dalam menetapkan hanya satu kemenangan saja.
“Sejujurnya, jika harus memilih satu, saya akan katakan mengalahkan Novak untuk memenangkan US Open, karena itu adalah satu-satunya gelar Grand Slam saya, tetapi saya bisa dengan mudah menyebutkan 20 gelar yang signifikan dalam berbagai aspek,” ujar Medvedev dikutip dari ATP, Kamis.
“Contohnya, saya mengingat kemenangan melawan Hubi (Hurkacz) di Toronto pada 2021. Set pertama, saya bingung harus berbuat apa. Dia bermain sangat baik, saya tidak tampil bagus, dan dia benar-benar tidak memberi saya peluang. Skornya 6-2,” tambahnya.
“Saya berhasil menyelamatkan break point di awal set kedua dan berkata pada diri sendiri, ‘Saya bermain buruk, dia bermain luar biasa, tidak mungkin saya akan memenangkan pertandingan ini,'” ungkap petenis berusia 29 tahun tersebut.
Namun, Medvedev kemudian mampu meningkatkan servisnya, entah bagaimana dia memenangkan tie-break dengan skor 7/5, menyelesaikan pertandingan dengan sebuah ace, dan akhirnya memenangkan Toronto, yang memberikan dorongan kepercayaan diri. Dua minggu kemudian, dia memenangkan US Open.
Kemenangan Medvedev dengan skor 2-6, 7-6(6), 7-6(5) di perempat final melawan Hurkacz di Toronto tahun itu mungkin tidak diingat banyak penggemar hampir empat tahun kemudian.
Meskipun demikian, petenis yang kini berada di peringkat 11 dunia itu mengatakan bahwa dia melihat total kemenangannya dan prestasinya dalam tenis sebagai hasil dari momen-momen kecil tersebut.
“Ada banyak kemenangan yang jika ditotal tidak benar-benar mewakili apa-apa,” ujar Medvedev.
“Namun, jika Anda tidak memilikinya, mungkin Anda tidak akan mendapatkan gelar pertama Anda, dan Anda tidak akan memiliki karier seperti yang Anda miliki saat ini,” tambahnya.
Kemenangan 6-3, 6-1 melawan Horacio Zeballos di lapangan rumput ‘s-Hertogenbosch pada 2016 juga menjadi salah satu kenangan yang membekas bagi Medvedev. Itu merupakan kemenangan pertamanya di level tur.
“Saya sangat ingat Zeballos membicarakannya kepada saya,” kenang Medvedev.
“Dia berkata bahwa dia baru saja datang setelah Roland Garros, sehingga transisi (dari lapangan tanah liat ke lapangan rumput) tidaklah mudah. Dia berkata, ‘Oke, saya akan melawan seseorang yang peringkatnya sekitar 250’, jadi dia agak senang karenanya.”
“Kemudian saya mengalahkannya dengan baik, jadi itu adalah momen yang menyenangkan dan tentu saja itu adalah perasaan yang luar biasa. Saya masih sangat muda, jadi itu memicu banyak adrenalin dan emosi, dan saya sangat gembira karenanya,” ujar Medvedev.