Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Mendikdasmen Memperkenalkan Inisiatif untuk 1.000 Anak Putus Sekolah

mendikdasmen luncurkan program pendidikan 1000 anak putus sekolah

Mendikdasmen Memperkenalkan Inisiatif untuk 1.000 Anak Putus Sekolah

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memperkenalkan Gerakan 1.000 Anak Putus Sekolah SMK Berdaya. Inisiatif ini dilaksanakan melalui Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) guna mengurangi tingginya angka putus sekolah.

“Inisiatif ini sangat esensial. Tingkat putus sekolah di tingkat SLTA masih cukup tinggi. Lebih dari 20 persen anak usia sekolah pada jenjang SLTA berhenti belajar karena beberapa faktor,” ujar Mendikdasmen, Abdul Mu’ti saat acara peresmian “Gerakan 1.000 Anak Putus Sekolah SMK Berdaya” di Jakarta, Senin.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa dalam inisiatif ini, pihaknya akan menyediakan akses layanan pendidikan non-formal bagi anak-anak putus sekolah di tingkat SMK.

“Kami memberi perhatian serius dengan memperluas akses layanan pendidikan nonformal, baik untuk peserta kursus dan pelatihan di tingkat SMK,” ungkap Tatang Muttaqin.

Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Program Kecakapan Wirausaha (PKW) ini dilaksanakan di berbagai lembaga kursus dan pelatihan di seluruh Indonesia.

Tatang Muttaqin menyebutkan bahwa Pendidikan Kecakapan Kerja adalah program yang fokus pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri.

“Dengan adanya sertifikat kompetensi, diharapkan lulusan dapat lebih cepat terserap di dunia kerja,” tambahnya.

Di sisi lain, Program Kecakapan Wirausaha merupakan program pendidikan yang memberikan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap mental berwirausaha, sehingga lulusan dapat memulai usaha sendiri.

Exit mobile version