Menko PM Kunjungi Lokasi Sekolah Rakyat di Indramayu
Indramayu (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, melakukan kunjungan ke Wisma Haji di Indramayu, Jawa Barat. Lokasi ini direncanakan menjadi Sekolah Rakyat dengan konsep asrama, yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di kawasan tersebut.
Ini sudah sangat siap, tinggal renovasi, kemudian berbagai persiapan lainnya
Setelah peninjauan yang dilakukan pada Sabtu, Muhaimin menegaskan bahwa pemerintah menargetkan sekolah ini akan beroperasi mulai tahun ajaran 2025/2026. Kementerian Sosial akan memantau langsung pelaksanaan program ini.
Wisma Haji di Indramayu dipilih karena infrastrukturnya dianggap siap, hanya memerlukan renovasi kecil dan peningkatan sistem pendukung pembelajaran.
Sekolah Rakyat ini direncanakan sebagai pendidikan setingkat SMP dengan model boarding school, menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk kategori miskin ekstrem.
Muhaimin menekankan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi serta mendorong percepatan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Indramayu.
Pendanaan Sekolah Rakyat ini berasal dari APBN, APBD, dan dukungan pihak swasta.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut baik inisiatif ini dan memastikan bahwa renovasi gedung akan segera dimulai untuk memastikan manfaatnya bagi masyarakat Indramayu yang memerlukan akses pendidikan.
Program ini, menurut Lucky, merupakan solusi nyata untuk pemerataan akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga rentan yang kesulitan melanjutkan pendidikan.
Seluruh kebutuhan siswa selama di Sekolah Rakyat, termasuk biaya hidup sehari-hari di asrama, akan ditanggung oleh negara.
Pemerintah daerah siap mendukung percepatan renovasi agar kegiatan belajar-mengajar dapat dimulai sesuai jadwal.
Targetnya, sekolah ini akan mulai beroperasi pada akhir Juli atau paling lambat Agustus tahun ajaran ini.