Site icon BERITA HARIAN ONLINE

Nonton Bareng Film ‘Rumah Untuk Alie’, Menteri Arifah Ajak Stop Perundungan

Nonton Bareng Film ‘Rumah Untuk Alie’, Menteri Arifah Ajak Stop Perundungan

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, mengajak semua pihak untuk menghentikan perundungan.

“Harapan saya tidak ada lagi Alie-Alie lain, kapanpun dan di manapun di seluruh Indonesia. Film ini menjadi cermin bagi kita untuk menilai apakah rumah kita sudah memberikan kenyamanan bagi anak-anak,” ujar Menteri Arifatul Choiri Fauzi di Jakarta, Rabu malam.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia menghadiri acara pemutaran bersama film ‘Rumah Untuk Alie’ bersama jajaran Kementerian PPPA.

Film yang menyentuh banyak hati ini tidak hanya sekadar tontonan, tetapi menjadi refleksi atas luka-luka yang sering tersembunyi di balik senyum seorang anak.

Menurutnya, film ‘Rumah Untuk Alie’ menyoroti isu perundungan dan kekerasan psikis dalam keluarga, isu yang sangat relevan dengan tugas Kementerian PPPA.

Menteri Arifah Fauzi mengapresiasi keberanian film ini dalam mengangkat kisah yang sensitif namun penting.

“Apa yang dialami Alie dalam film ini mungkin juga dialami banyak anak lainnya. Perundungan, terutama yang terjadi di rumah, bisa melukai sangat dalam dan meninggalkan trauma panjang. Mari jadikan rumah sebagai tempat yang aman, bukan medan luka,” tambahnya.

Anantya Kirana, pemeran Alie, mengungkapkan rasa bahagianya karena filmnya dapat ditonton oleh Menteri PPPA.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Arifah Fauzi dan jajarannya yang meluangkan waktu untuk menonton ‘Rumah Untuk Alie’,” ucapnya.

Selain Anantya Kirana, acara nonton bareng ini juga dihadiri pemain film lainnya seperti Dito Darmawan, Faris Fadjar, Andryan Didi, Rafly Altama, dan Alexandra Vallerie.

Film ‘Rumah Untuk Alie’ akan ditayangkan serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 April 2025.

Exit mobile version