Pemilik Warung Berlarian Saat Kebakaran di Area Terminal Rawa Buaya
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Beberapa pemilik warung berlarian menyelamatkan diri ketika kebakaran besar melalap puluhan bangkai bus Transjakarta di Terminal Mobil Barang (TMB) Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada hari Selasa.
“Ketika api mulai membesar, saya segera meninggalkan warung. Tidak membawa apa-apa, hanya uang dan dokumen, bahkan warung belum sempat saya tutup,” tutur Jamal (40), salah satu pemilik warung, di Jakarta, Selasa sore.
Jamal dan pemilik warung lainnya sempat mengamankan uang serta dokumen berharga mereka. Jarak antara warung Jamal dan bus-bus terbakar hanya sekitar 10 meter.
“Api pertama kali membakar bus-bus di bagian tengah akibat pekerjaan las karbit. Kemudian menyebar ke bus-bus di bagian pinggir, yang sangat dekat dengan warung kami, jadi kami langsung lari,” jelas Jamal.
Ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan segera memadamkan api, kepanikan para pemilik warung mereda.
Jamal dan istrinya, Santi (40), yang sempat menjauh, merasa lega karena api tidak mencapai warung mereka.
“Angin sempat berhembus ke arah warung. Namun, untungnya api tidak sampai ke sana, karena langsung dipadamkan. Setelah melihat kondisi warung, alhamdulillah masih aman,” ucap Jamal.
Jamal menduga kebakaran ini dipicu oleh aktivitas pemotongan rangka bangkai bus Transjakarta, dan pekerja yang melakukan pengelasan dianggap lalai.
“Saat pengelasan, mungkin ada percikan yang mengenai busa. Setelah pekerjaan selesai, seharusnya diperiksa lebih dahulu,” tambahnya.
Jamal menyatakan bahwa aktivitas pengelasan atau pemotongan bangkai bus Transjakarta ini sudah berlangsung sekitar satu bulan. Sebelumnya, pernah juga terjadi kebakaran, tetapi tidak sebesar ini.
“Waktu itu hanya beberapa unit bangkai bus yang terbakar,” ujarnya.
Pada pukul 19.00 WIB, dipantau bahwa puluhan bangkai bus Transjakarta tersebut telah hangus terbakar dan api sepenuhnya dipadamkan.
Hujan sempat turun ketika petugas bersiap meninggalkan lokasi. Meski demikian, udara panas dan bau dari bangkai bus yang terbakar masih terasa di sekitar lokasi.