Denpasar (BERITA HARIAN ONLINE) – Penemuan Selongsong Peluru di Lokasi Penembakan WNA Australia
Tim gabungan dari Kepolisian Resor Badung dan Kepolisian Daerah Bali menemukan sebanyak 17 selongsong peluru di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, yang menjadi lokasi penembakan terhadap dua warga negara Australia.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Ariasandy, menyatakan bahwa selain selongsong peluru, petugas juga menemukan proyektil yang masih utuh di tempat kejadian perkara. “Barang bukti yang diamankan meliputi 17 selongsong peluru, dua buah proyektil utuh, dan 55 pecahan proyektil,” ujar Sandy.
Namun, jenis senjata yang digunakan dalam penembakan terhadap dua warga Australia berinisial ZR dan SG tersebut masih belum diketahui.
Berdasarkan hasil identifikasi dari Polres Badung dan Inafis Polda Bali, korban ZR mengalami satu luka tembak di telapak kaki kanan, dua luka tembak di dada kiri, serta luka robek di pelipis, hidung, dan bahu kiri.
Hingga saat ini, jenazah ZR masih berada di RSUP Prof. Ngoerah/RSUP Sanglah Denpasar untuk dilakukan autopsi.
Sementara itu, menurut keterangan Dokter Hilda yang menangani korban SG pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 Wita di BIMC Hospital Kuta, terdapat luka goresan di kepala kiri, luka di dada kanan depan, punggung atas kiri belakang, lengan kiri, pantat kanan, dan tulang kering kaki kiri. “Rencana tindak lanjut dari BIMC Hospital adalah operasi jika disetujui oleh pihak korban,” tambah Sandy.
Sebelumnya, dua warga Australia ditembak saat berada di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu dini hari. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia bernama Zivan Radmanovic, sementara satu lainnya mengalami luka-luka bernama Sanar Ghanim.
Penembakan tersebut disaksikan oleh GJ, istri korban ZR, dan Daniela, istri Sanar. ZR ditembak di dalam toilet kamar mandi, sedangkan Sanar ditembak di dalam kamar. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif dari penembakan ini.