Site icon BERITA HARIAN ONLINE

PMI Mengimbau Masyarakat untuk Mendukung Kemanusiaan

pmi ajak masyarakat berpihak pada kemanusiaan

PMI Mengimbau Masyarakat untuk Mendukung Kemanusiaan

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Palang Merah Indonesia (PMI) menyerukan kepada seluruh masyarakat agar mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan bersama-sama menjaga ruang kemanusiaan supaya tetap aman, terbuka, dan dapat diakses oleh siapa pun yang membutuhkannya.

Sehubungan dengan hal ini, PMI bersama Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional mengusung tema “Di Pihak Kemanusiaan” pada peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2025.

Dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis, Sekretaris Jenderal PMI AM Fachir menyatakan bahwa tema ini tidak hanya menjadi penghormatan untuk para relawan dan staf yang telah mendedikasikan diri dalam aksi kemanusiaan, tetapi juga merupakan seruan untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan di tengah dunia yang semakin kompleks akibat bencana, konflik, dan krisis yang terjadi.

“Tahun 2025 juga menandai 60 tahun adopsi Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yang menjadi landasan dalam menjunjung netralitas, ketidakberpihakan, dan independensi dalam setiap aksi kemanusiaan. Melalui tema tahun ini, PMI mengajak seluruh masyarakat untuk berpihak pada kemanusiaan dan bersama menjaga ruang kemanusiaan agar tetap aman, terbuka, dan dapat diakses siapa pun yang membutuhkan,” kata Fachir.

Dia menjelaskan bahwa dalam kampanye ini, PMI menyoroti berbagai bentuk kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh relawan dan staf di seluruh Indonesia, mulai dari respons bencana, layanan kesehatan, dukungan psikososial, hingga perlindungan kepada kelompok rentan. Semua itu dilakukan dengan satu tujuan: membawa harapan dan bantuan, di mana pun dan kapan pun dibutuhkan.

“Menjadi relawan kemanusiaan berarti bersedia hadir bahkan di situasi paling sulit sekalipun. Kita berdiri untuk satu hal, yaitu kemanusiaan,” ujarnya.

Kampanye ini juga mengajak masyarakat untuk mengenang para relawan dan tenaga kemanusiaan yang telah kehilangan nyawa saat menjalankan tugas. Komitmen dan pengorbanan mereka menjadi pengingat bahwa kerja kemanusiaan tidak lepas dari risiko, namun tetap dijalankan dengan penuh dedikasi.

Menurut dia, Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2025 menjadi kesempatan penting untuk menyuarakan kembali nilai-nilai yang mendasari seluruh aksi kemanusiaan: empati, solidaritas, dan pengabdian tanpa pamrih.

“Dalam dunia yang dipenuhi ketidakpastian, satu hal yang pasti: kita semua bisa memilih untuk berdiri di pihak kemanusiaan,” tuturnya.

Exit mobile version