Site icon BERITA HARIAN ONLINE

PPIH Surabaya Mengabarkan Penundaan Keberangkatan Seorang Calon Haji

ppih surabaya laporkan satu calon haji alami penundaan keberangkatan

PPIH Surabaya Mengabarkan Penundaan Keberangkatan Seorang Calon Haji

dari kloter tiga yang kebetulan masuk rumah sakit dan ini masih dalam perawatan, mudah-mudahan segera bisa diberangkatkan

Surabaya (BERITA HARIAN ONLINE) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menginformasikan bahwa seorang calon haji asal Tulungagung dari kloter ketiga mengalami penundaan keberangkatan akibat sakit setelah menjalani operasi diabetes di daerah asalnya.

“Insya Allah dari kloter tiga yang kebetulan masuk rumah sakit dan ini masih dalam perawatan, mudah-mudahan segera bisa diberangkatkan,” ucap Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Akhmad Sruji Bahtiar di Asrama Haji Surabaya, pada Jumat dini hari.

Beliau menjelaskan bahwa jamaah calon haji dari kloter tiga yang semula dijadwalkan berangkat pada Jumat (2/5) pukul 06.40 WIB dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda kini berkurang satu orang, menjadi 379 jamaah.

Untuk kloter satu dan dua, jumlah jamaah tetap sama seperti semula, yaitu masing-masing 380 orang.

“Insya Allah, setiap kloter terdiri dari 376 calon haji dan empat petugas,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Tim Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, dr. Mochamad Gesta Robi Farmawan, mengungkapkan bahwa dua calon haji dari kloter tiga harus dirujuk ke Rumah Sakit Haji Surabaya.

Kedua calon haji tersebut adalah Isdiono (63), yang memerlukan perawatan setelah operasi amputasi di daerahnya sebelum berangkat ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Selain itu, ada pula Amrullah (30) dari Kabupaten Tulungagung yang dilarikan ke rumah sakit karena mengalami hipertensi.

“Karena luka pascaoperasi masih basah, jadi perlu dilakukan perawatan lebih lanjut,” katanya.

Menurut dr. Gesta, Isdiono yang saat ini dirawat di RS Haji Surabaya akan ditunda keberangkatannya untuk memastikan kesehatannya pulih dan siap terbang.

Dari hasil pemeriksaan, kemungkinan ada penundaan keberangkatan selama dua hingga tiga hari hingga kondisi membaik.

“Baru kemudian akan diberangkatkan ke Tanah Suci mengikuti kloter berikutnya, sementara yang menderita hipertensi akan berangkat sesuai jadwal,” tuturnya.

Sesuai jadwal, jamaah calon haji kloter pertama dari Kabupaten Tulungagung akan terbang dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 07.40 WIB, transit di Bandara Kualanamu Medan, dan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah pukul 16.40 WIB.

Sementara itu, jamaah calon haji kloter kedua akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 09.40 WIB, transit di Bandara Kualanamu Medan, dan tiba di Madinah pukul 18.40 WIB.

Untuk jamaah calon haji kloter ketiga, mereka akan berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 11.40 WIB, transit di Bandara Kualanamu Medan, dan tiba di Madinah pukul 20.40 WIB.

Exit mobile version