Site icon BERITA HARIAN ONLINE

PTPP Melaporkan Kemajuan Fisik Bendungan Manikin Mencapai 83,1 Persen

ptpp sebut realisasi fisik bendungan manikin capai 831 persen

PTPP Melaporkan Kemajuan Fisik Bendungan Manikin Mencapai 83,1 Persen

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP), sebuah BUMN yang bergerak di bidang konstruksi dan investasi, mengungkapkan bahwa pembangunan Bendungan Manikin Paket 2 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, telah mencapai kemajuan fisik sebesar 83,143 persen.

Corporate Secretary dari PTPP, Joko Raharjo, dalam pernyataan resminya di Jakarta pada hari Kamis, menyebutkan bahwa realisasi ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 82,687 persen.

“Dengan memanfaatkan teknologi seperti building information modeling (BIM) dan sistem ERP yang memadai, PTPP siap menjadi mitra strategis dalam pembangunan Indonesia yang lebih maju dan tangguh,” ujar Joko.

Proyek Bendungan Manikin ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan nasional dan pengendalian banjir di kawasan timur Indonesia.

Proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp933,6 miliar dan dimulai pada 15 Januari 2019, dengan target penyelesaian pada 15 Desember 2025. Pekerjaan ini dilakukan melalui skema kerja sama operasional (JO), dengan PTPP sebagai pemimpin proyek dengan porsi sebesar 72,5 persen.

Bendungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar, termasuk penyediaan air baku sebesar 700 liter per detik, penyediaan air irigasi untuk 310 hektare lahan pertanian, pengendalian banjir yang kerap terjadi di wilayah sekitarnya, serta membuka potensi pengembangan kawasan wisata berbasis air.

Joko menjelaskan bahwa salah satu keunggulan teknis dari proyek ini adalah penggunaan sistem paralel antara penggalian terowongan dan beton lining dalam pekerjaan tunneling, serta penerapan desain spillway Morning Glory yang unik dan efisien, di mana air yang melimpas akan dialirkan melalui shaft vertikal dan kemudian mengalir ke dalam terowongan yang mengarahkan aliran air kembali ke sungai.

PTPP sebagai perusahaan konstruksi yang mendukung pembangunan nasional berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur, terutama yang termasuk dalam program Asta Cita, salah satunya adalah program ketahanan pangan, sesuai dengan standar kualitas kesehatan dan target yang ditetapkan,” tambahnya.

Joko juga menyatakan bahwa PTPP akan terus menghadirkan inovasi dan pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor dalam operasionalnya.

Exit mobile version