Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Perusahaan teknologi Qualcomm secara resmi mengakuisisi divisi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) milik perusahaan rintisan asal Vietnam VinAI.

Nominal akuisisi ini tidak diungkapkan namun ini menjadi langkah ekspansi berkelanjutan Qualcomm memasuki dan menguatkan diri sebagai salah satu pemain AI.

VinAI didirikan oleh mantan ilmuwan riset DeepMind Hung Bui dengan mengembangkan berbagai teknologi AI generatif, termasuk algoritma visi komputer dan model bahasa.

“Akuisisi ini menggarisbawahi komitmen kami untuk mendedikasikan sumber daya yang diperlukan untuk R&D yang menjadikan kami kekuatan pendorong di balik gelombang inovasi AI berikutnya,†kata SVP Teknik Qualcomm Jilei Hou dalam siaran persnya, Rabu.

Lebih lanjut Jilei menyebutkan, “Dengan mendatangkan bakat berkaliber tinggi dari VinAI, kami memperkuat kemampuan untuk memberikan solusi AI mutakhir yang akan menguntungkan berbagai industri dan konsumen.â€

VinAI yang dimulai Bui pada 2019, awalnya berfokus pada produk otomotif bertenaga AI, tetapi juga melakukan penelitian AI tingkat tinggi.

Didukung oleh VinGroup, konglomerat Vietnam, perusahaan tersebut menciptakan solusi seperti pemantauan di dalam kabin, keamanan, dan sistem “parkir pintar” untuk produsen mobil dan pelanggan di vertikal lainnya.

Bui berharap VinAI akan berkontribusi pada sejumlah keluarga produk Qualcomm, termasuk perangkat lunak dan chip untuk telepon pintar, PC, dan kendaraan.

“Keahlian tim kami dalam AI generatif dan pembelajaran mesin akan membantu mempercepat pengembangan solusi inovatif yang dapat mengubah cara kita hidup dan bekerja,” ungkap Hung Bui dalam pernyataannya.