Tanggapi Usulan Purnawirawan, PPP Sarankan Fokus Pada Tantangan Ekonomi
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy atau Romy, menegaskan bahwa partainya menghargai delapan usulan yang disampaikan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Namun, menurutnya, saat ini Indonesia lebih baik memusatkan perhatian pada tantangan ekonomi.
“Sebagai sebuah usulan, kami menghormatinya. Tetapi, negara ini sedang menghadapi ancaman ekonomi global yang diprediksi banyak pihak sebagai depresi, perlambatan ekonomi, bahkan resesi. Maka, sebaiknya kita fokus mengatasi persoalan-persoalan tersebut,” ujar Romy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.
Dia mencontohkan bahwa sekarang ini mulai terlihat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sebagai seorang pengusaha, dia mengungkapkan sedang berupaya menjaga ribuan karyawan agar tetap bekerja.
Romy juga mengajak semua pihak untuk mengesampingkan perbedaan dan menghentikan pertikaian, serta memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam menghadapi masalah kolektif yang juga dialami banyak negara di dunia.
“Belum lagi kita menghadapi perang tarif yang dicanangkan oleh Trump. Kita harus bersatu. Jangan anggap enteng,” ucapnya.
Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menghormati pernyataan Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang berisi delapan usulan.
Wiranto menyatakan bahwa Presiden Prabowo menghormati dan memahami berbagai pendapat yang dinilai sangat wajar terjadi di masyarakat, namun tentunya Presiden sebagai kepala pemerintahan tidak bisa dengan serta-merta menjawab usulan yang disampaikan secara terbuka tersebut, mengingat ada kewenangan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
“Banyak berita yang muncul, maka inilah sikap Presiden, bukan untuk mengacaukan, tapi tetap menghargai. Karena kita paham bahwa perbedaan itu ada yang pro, ada yang kontra. Perbedaan di masyarakat itu wajar,” kata Wiranto saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/4).
Pernyataan Forum Purnawirawan Prajurit TNI memuat delapan poin usulan, mulai dari mengembalikan UUD 1945 sebagai dasar tata hukum politik dan pemerintahan, hingga menuntut perubahan (reshuffle) menteri.
Presiden Prabowo, melalui sikap yang disampaikan oleh Wiranto, tidak ingin perbedaan tersebut memperkeruh suasana kebangsaan yang saat ini tengah menghadapi banyak tantangan.