Sudinsos Jaksel Kembangkan Potensi dan Keterampilan PPKS di Panti Sosial
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Dinas Sosial Jakarta Selatan berupaya menggali potensi spiritual dan keterampilan dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) sebagai bagian dari program rehabilitasi.
“Sebagai bagian dari rehabilitasi, untuk PPKS yang masih memiliki potensi kemandirian, mereka ditempatkan di PSBI dan diberikan pembinaan melalui berbagai program,” ujar Kepala Sudinsos Jakarta Selatan Bernard Tambunan saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Bernard menjelaskan bahwa pembinaan tersebut meliputi bimbingan agama Islam untuk memperkuat sisi spiritual dan senam fisik untuk meningkatkan kebugaran tubuh.
Selain itu, ada bimbingan kesadaran hukum dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar mereka memahami Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum.
“Untuk bimbingan keterampilan, kami menawarkan pelatihan seperti membuat keset untuk laki-laki dan kerajinan mote untuk perempuan,” jelasnya.
Program tersebut diharapkan dapat membantu Warga Binaan Sosial (WBS) untuk kembali berfungsi secara sosial, memiliki kesehatan fisik yang baik, serta memahami aturan yang berlaku, sehingga tidak terjaring dalam operasi penertiban di kemudian hari.
Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menangani masalah sosial ini.
Salah satunya dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang dan tidak memberikan uang kepada PPKS di jalan, melainkan mengarahkan mereka ke lembaga sosial yang tersedia.
Sudinsos Jakarta Selatan telah menjaring sebanyak 219 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dalam operasi yang dilaksanakan dari Januari hingga Maret 2025.
Menurut data rekapitulasi penjangkauan, kelompok paling banyak terjaring adalah gelandangan sebanyak 36 orang, diikuti 35 orang terlantar, 33 orang non PPKS, 31 anak jalanan, dan 21 lanjut usia terlantar.