Longsor di Cilawu, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Bagi pengendara yang hendak menuju Tasikmalaya disarankan untuk mengambil rute Garut-Limbangan-Malangbong.
Garut (BERITA HARIAN ONLINE) – Polres Garut mengerahkan sejumlah petugas untuk melakukan pengaturan dan pengalihan arus kendaraan dari arah Garut menuju Singaparna Tasikmalaya melalui jalur nasional Limbangan guna menghindari dampak tanah longsor di Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu pagi.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi menyampaikan bahwa tim bersama petugas gabungan dari berbagai instansi membersihkan jalan dari material longsor yang menutupi jalan utama Garut-Tasikmalaya di Kecamatan Cilawu.
“Longsor terjadi di sekitar Tenjowaringin, perbatasan Garut-Tasikmalaya. Pengendara yang menuju Tasikmalaya disarankan lewat jalur Garut-Limbangan-Malangbong,” ujar Iptu Aang.
Kasatlantas menjelaskan bahwa curah hujan tinggi yang melanda wilayah Garut memicu terjadinya longsor yang menutup akses jalan di Kampung Cikangkung, Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, sekitar pukul 06.30 WIB.
Sejumlah personel gabungan, menurut Iptu Aang, sudah ditempatkan di lokasi longsor dan di persimpangan jalan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas kendaraan.
“Kami berada di lokasi kejadian bersama BPBD dan pemerintah daerah. Kami mengimbau melalui media sosial dan turun langsung ke lapangan untuk mengatur lalu lintas,” katanya.
Selama proses pembersihan material longsor berlangsung, arus kendaraan dari Garut menuju Tasikmalaya dialihkan melalui jalur Wanaraja, kemudian Cibatu hingga jalur nasional Limbangan-Malangbong-Tasikmalaya.
Demikian pula sebaliknya, arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju Garut diimbau untuk tidak melewati wilayah Tenjowaringin, tetapi melalui jalur nasional.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh menyatakan bahwa hujan lebat yang berlangsung cukup lama di Garut memicu longsor di tiga titik di wilayah Cilawu.
“Longsor terjadi di tiga lokasi, yaitu Pengkolan Cikangkung, depan bengkel Bojongloa Talang, dan Citengek, Kecamatan Cilawu,” kata Aah.
Curah hujan tinggi sejak Sabtu dini hari hingga pukul 09.00 WIB masih mengguyur beberapa daerah di Garut.