Berkas Kasus Ijazah Jokowi Diterima Polda Metro Jaya
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Penyelidikan terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih dilakukan oleh Polda Metro Jaya, termasuk menerima pelimpahan berkas dari beberapa Polres.
“Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang saat ini menangani penyelidikan telah menerima pelimpahan dari sejumlah Polres,” ujar Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Jakarta, Kamis.
Saat ini, ada lima laporan yang sedang diselidiki oleh Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Ade Ary menjelaskan bahwa pelimpahan berkas dari berbagai Polres ini bertujuan untuk mempermudah proses penyelidikan karena rangkaian peristiwa yang diselidiki serupa.
“Hal ini terkait dengan dugaan penghasutan sebagaimana diatur di Pasal 160 KUHP dan penyampaian atau penyebaran berita bohong sebagaimana diatur di Pasal 28 Undang-Undang ITE,” ungkapnya.
Polda Metro Jaya menyatakan bahwa perkembangan kasus tuduhan ijazah palsu Presiden Jokowi masih dalam tahap pendalaman dan memerlukan ketelitian untuk mengungkapnya.
“Proses pendalaman ini membutuhkan waktu, ketelitian, dan ketepatan. Tim penyelidik masih terus mengumpulkan fakta untuk mendapatkan gambaran yang utuh dan lengkap, serta mengkonfirmasi dari semua pihak,” kata Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Selasa (3/6).

Ketika ditanya tentang Bareskrim Polri yang menyatakan bahwa ijazah Jokowi terbukti asli, Ade Ary mengkonfirmasi bahwa hal tersebut juga menjadi bahan analisis Polda Metro Jaya.
“Benar, karena kejadian yang ditangani di Polda Metro Jaya adalah dugaan pencemaran nama baik sesuai yang diatur di KUHP dan UU ITE,” jelasnya.
Ade Ary menambahkan bahwa dalam pengumpulan fakta, objek perkara ini adalah pernyataan yang mengandung fitnah dan pencemaran nama baik melalui media sosial terkait tuduhan ijazah sarjana (S1) palsu Jokowi, serta skripsi dan lembar pengesahan.
Hingga saat ini, telah ada 29 saksi yang diperiksa terkait kasus ini.








