Istanbu (BERITA HARIAN ONLINE) – Seorang wisatawan Amerika Serikat ditangkap pihak kepolisian India setelah mendatangi Pulau Sentinel Utara di Samudera Hindia yang dihuni suku yang paling terasing di dunia, sebut laporan media setempat, Jumat.
Mykhailo Viktorovych Polyakov (24), diduga berkunjung ke Pulau Sentinel Utara di gugus kepulauan India di Teluk Bengal dalam upayanya bertemu dengan suku Sentinel yang terisolasi.
Menurut laporan Press Trust of India, si turis meninggalkan sekaleng Diet Coke dan sebutir kelapa di pesisir pulau sebelum ditahan.
Pemerintah India melarang keras orang luar berada hingga tiga mil dari pulau itu untuk melindungi suku terasing dari paparan penyakit luar dan supaya mereka bisa tetap mempertahankan cara hidupnya yang primitif.
Jumlah anggota suku Sentinel yang mendiami Pulau Sentinel Utara diperkirakan berjumlah 150 orang.
“WN Amerika tersebut dibawa ke pengadilan setempat setelah ditangkap dan saat ini masih akan ditahan selama tiga hari untuk interogasi lanjutan,” kata Kepala Kepolisian Kepulauan Andaman dan Nikobar HGS Dhaliwal.
Suku Sentinel menjadi sorotan dunia pada 2018 setelah mereka diduga membunuh John Allen Chau (27), seorang misionaris dari AS yang berkunjung secara ilegal ke Pulau Sentinel Utara.
Jasad Chau tidak pernah dievakuasi dari pulau tersebut dan tidak ada penyelidikan atas kasus tersebut karena peraturan India yang melarang akses ke pulau. Pejabat India kala itu menyebut Chau dipanah hingga tewas.
Sumber: Anadolu