Verstappen Mengungkapkan Kegelisahannya terhadap Pergantian Pembalap di Red Bull
Pembalap Red Bull, Max Verstappen, mengonfirmasi bahwa ia tidak senang dengan keputusan timnya untuk menggantikan Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda menjelang Grand Prix Jepang.
Menurut Verstappen, dukungannya terhadap unggahan Giedo van der Garde yang mengkritik keputusan itu melalui media sosial, telah menjelaskan sikapnya.
Verstappen mengatakan, "Saya menyukai komentar itu, maka menurut saya, saya telah menyuarakannya bukan? Semuanya telah dibagi dengan tim, mengenai bagaimana saya berpikir tentang segalanya," kata Verstappen.
Verstappen juga menambahkan bahwa terkadang lebih baik untuk tidak selalu membagikan semuanya dan mengatakan apapun di depan umum.
Komentar Giedo van der Garde
Mantan pembalap Formula 1, Giedo van der Garde, menuliskan di media sosial bahwa keputusan Red Bull mengganti Lawson dengan Tsunoda merupakan langkah seperti perisakan atau langkah panik.
Menurut Giedo, Red Bull tidak memberikan waktu yang cukup bagi Lawson.
Prestasi Lawson
Lawson dipromosikan dari sistem tim Red Bull, Racing Bulls, pada akhir musim lalu, dan sekarang akan kembali membela tim itu.
Ia telah dua kali membalap untuk Red Bull, yakni di Melbourne dan Shanghai.
Verstappen menghuni posisi kedua di klasemen sementara pembalap Formula 1, dengan delapan poin di belakang Lando Norris yang membela McLaren.
Grand Prix Jepang
Grand Prix Jepang akan berlangsung pada Minggu di Sirkuit Suzuka.
Verstappen memenangi Grand Prix Jepang pada tiga tahun terakhir.
"Menurut saya masalah utama kami adalah mobil kami tidak berada di tempat yang kami inginkan. Menurut saya semua orang di tim mengetahuinya, dan sejujurnya, itulah yang saya fokuskan saat ini," katanya.