Gunung Lewotobi Laki-laki Alami Sembilan Kali Erupsi pada Hari Jumat di Flotim
Labuan Bajo (BERITA HARIAN ONLINE) – Pengamat di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Lewotobi Laki-laki melaporkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami sembilan kali erupsi pada Jumat, selama periode pengamatan dari pukul 12.00 WITA hingga 18.00 WITA.
“Gunung tertutup kabut dengan tingkat 0-II. Asap kawah tidak terlihat,” ungkap Emanuel Rofinus Bere, petugas di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Lewotobi Laki-laki dalam laporan tertulis yang diterima di Labuan Bajo, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa sembilan erupsi tersebut memiliki amplitudo antara 5.9 mm hingga 22.2 mm dan berlangsung selama 47 detik hingga 129 detik.
Emanuel juga menyebutkan bahwa terjadi sembilan kali gempa hembusan dengan amplitudo berkisar antara 2.9 mm hingga 7.4 mm dan durasi 25 detik hingga 112 detik.
Cuaca di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki selama waktu pengamatan dilaporkan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan timur dengan suhu udara antara 24.7 derajat Celsius hingga 26.2 derajat Celsius.
Secara visual, dilaporkan bahwa pada Jumat malam terjadi hujan di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki dan sekitarnya.
“Alat kami telah memantau getaran banjir,” ujarnya.
Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga), sehingga masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius enam kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.
Penduduk di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki harus waspada terhadap potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan lebat, terutama di daerah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Penduduk yang terkena dampak hujan abu dari Gunung Lewotobi Laki-laki juga dianjurkan untuk memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.*








