Peningkatan Pembangunan Rusun di Jakarta untuk Memenuhi Kebutuhan Perumahan
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Bun Joi Phiau, menegaskan perlunya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk lebih mengintensifkan pembangunan rumah susun guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat.
“Permintaan masyarakat Jakarta terhadap perumahan yang semakin tinggi dan terbatasnya lahan kosong mengharuskan pembangunan rumah susun menjadi prioritas utama,” ujar Bun Joi di Jakarta, Jumat.
Beliau menyatakan bahwa Jakarta sedang mengalami kekurangan tempat tinggal, khususnya rumah susun yang belum sepenuhnya dapat mengakomodasi kebutuhan penduduknya.
Oleh sebab itu, pembangunan perumahan vertikal, seperti rumah susun, harus diintensifkan di seluruh wilayah Jakarta. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah unit rumah susun yang tersedia bagi masyarakat saat ini.
Bun juga memberikan apresiasi atas inisiatif Pemprov DKI Jakarta yang telah membangun rusun dan berencana merevitalisasi beberapa yang telah ada.
Bun berpendapat bahwa Pemprov DKI telah berada di jalur yang tepat dengan membangun rusun baru seperti di Jagakarsa dan yang direncanakan akan didirikan di Rorotan.
“Selain itu, rencana revitalisasi Rusun Marunda memberikan harapan baru bagi warga Jakarta yang sedang mencari hunian,” tambahnya.
Namun, pembangunan dan revitalisasi rusun masih meninggalkan beberapa tantangan yang harus diselesaikan oleh Pemprov DKI agar penghuni rusun dapat tinggal dengan nyaman.
Bun berharap lebih banyak rusun dapat dibangun di dekat pusat-pusat kegiatan ekonomi, seperti yang dilakukan di Jagakarsa.
“Karena jika jauh dari pusat ekonomi, akan menyulitkan warga Jakarta yang harus menghabiskan banyak waktu di perjalanan, meski sudah tersedia transportasi umum,” katanya.
Bun menekankan pentingnya Pemprov DKI untuk memprioritaskan pembangunan rusun-rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Kamis.
Pramono menyatakan kegembiraannya karena telah menerima calon penghuni rusunawa dari kalangan disabilitas.
“Kepala dinas, Pak Kelik, melaporkan bahwa terdapat 723 unit. Dari jumlah tersebut, tiga unit dialokasikan bagi penyandang disabilitas, sementara 720 unit lainnya untuk warga pada umumnya,” ujar Pramono saat ditemui di Rusunawa Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis.






