Home / Ekonomi / Kemenekraf Eksplorasi Kerja Sama dengan Pop Mart untuk Angkat IP Lokal ke Kancah Internasional

Kemenekraf Eksplorasi Kerja Sama dengan Pop Mart untuk Angkat IP Lokal ke Kancah Internasional

kemenekraf jajaki kolaborasi dengan pop mart angkat ip lokal ke global

Kemenekraf Eksplorasi Kerja Sama dengan Pop Mart untuk Angkat IP Lokal ke Kancah Internasional

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjajaki kerja sama dengan salah satu pasar IP yang tengah naik daun, Pop Mart, dengan tujuan untuk membawa Kekayaan Intelektual (IP) lokal ke tingkat internasional.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan bahwa Indonesia memiliki banyak IP dan talenta kreatif yang perlu dikembangkan bersama agar IP lokal tersebut dapat memenuhi standar global.

“Pop Mart memiliki jaringan distribusi yang luas di hampir seluruh dunia, menjadikannya landasan yang kuat bagi tim Kemenparekraf untuk membawa IP lokal ke pasar internasional,” ujar Wamen Kemenparekraf Irene dalam pernyataan pers yang diterima pada Jumat.

Didirikan pada 2010, POP MART (09992.HK) telah menjadi perusahaan global terkemuka dalam industri budaya tren dan hiburan. Dengan fokus pada IP, POP MART telah mengembangkan platform komprehensif untuk inkubasi dan pengoperasian IP, memberdayakan kreator global sambil menyediakan produk, layanan, dan pengalaman hiburan yang menarik bagi konsumen.

Inilah alasan Kemenparekraf menjajaki kerja sama dengan Pop Mart, agar desain mainan dan merchandise unik karya anak bangsa dapat dipasarkan secara global.

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Kemenparekraf Irene mempresentasikan beberapa IP lokal dari karakter gim, film animasi, dan komik yang sudah populer di dalam negeri, seperti Tahi Lalat, Jumbo, Si Juki, Tuti and Friends, dan Machine 56, yang dinilai memiliki potensi bersaing di panggung internasional.

“Kami melihat kerja sama ini dapat saling menguntungkan, tidak hanya membantu memasarkan IP lokal, tetapi juga memungkinkan pertukaran budaya melalui IP. Seperti kolaborasi antara karakter Pokemon dari Jepang dengan batik, salah satu kekayaan intelektual Indonesia,” jelas Wamen Kemenparekraf Irene.

Penjajakan kerja sama ini disambut dengan antusias oleh delegasi Pop Mart. Mereka melihat bahwa pertemuan dengan tim Kemenparekraf menghasilkan ide-ide yang menarik dan layak untuk dipertimbangkan guna berkolaborasi.

“Kami melihat bahwa pertemuan ini menyajikan ide-ide yang sangat baik untuk bagaimana kita dapat saling bekerja sama dan saling menguntungkan. Kami juga melihat bahwa Indonesia memiliki potensi dan ide-ide yang menarik agar IP-IP ini dapat berkembang lebih jauh,” ujar salah satu delegasi Pop Mart.

Tag:

Category List

Social Icons