Home / Bencana Alam / Gunung Semeru Alami Empat Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

Gunung Semeru Alami Empat Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

semeru empat kali erupsi dengan tinggi letusan hingga 1000 meter

Gunung Semeru Alami Empat Kali Erupsi dengan Kolom Letusan Mencapai 1.000 Meter

Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang menuju utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung

Lumajang, Jawa Timur (BERITA HARIAN ONLINE) – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami empat kali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Selasa pagi.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.35 WIB, dengan kolom letusan terlihat sekitar 700 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke arah barat daya.

“Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada pukul 05.43 WIB, dengan kolom letusan terlihat sekitar 200 meter di atas puncak atau sekitar 3.876 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara,” ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Beberapa menit kemudian, pukul 05.55 WIB, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini kembali mengalami erupsi dengan kolom letusan mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 mdpl.

“Kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” ujarnya.

Erupsi keempat terjadi pada pukul 07.41 WIB, dengan kolom letusan sekitar 500 meter di atas puncak (4.176 mdpl) dan kolom abu terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

“Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum sebesar 22 mm dan durasi 115 detik,” tambahnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan beberapa rekomendasi terkait status Gunung Semeru yang masih berada pada Level II atau Waspada, yaitu masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat harus menjauhi area 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda aliran awan panas dan lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

“Masyarakat juga harus menghindari aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena berisiko terkena lontaran batu pijar,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Tag:

Category List

Social Icons