Home / Bencana Alam / BMKG: Gempa di Pangandaran Terasa Hingga Cilacap dan Kebumen

BMKG: Gempa di Pangandaran Terasa Hingga Cilacap dan Kebumen

bmkg gempa di pangandaran dirasakan hingga cilacap dan kebumen

Gempa di Pangandaran Terasa Sampai Cilacap dan Kebumen

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya gempa bumi dengan magnitudo 5,0 yang mengguncang wilayah tenggara Pangandaran, Jawa Barat, pada Senin malam dan terasa hingga beberapa daerah di Jawa Tengah seperti Cilacap dan Kebumen.

“Gempa terjadi pada pukul 23.55 WIB. Berdasarkan analisis dari BMKG, parameter gempa terbaru menunjukkan magnitudo 5,0,” ujar Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, di Jakarta pada Selasa dini hari.

Pusat gempa terletak di koordinat 8,09 derajat Lintang Selatan dan 108,71 derajat Bujur Timur, atau sekitar 49 kilometer tenggara dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 70 kilometer.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tergolong gempa menengah yang terjadi akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng, dengan mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust.

Dari hasil pemetaan guncangan BMKG, gempa ini menciptakan guncangan dengan intensitas III MMI di Pangandaran.

Sementara itu, gempa dengan skala II–III MMI juga dirasakan di area Tasikmalaya, Cilacap, Garut, Banyumas, dan Kebumen di Jawa Tengah.

“Intensitas II-III MMI berarti guncangan terasa nyata di dalam rumah, serasa ada truk yang lewat,” jelasnya.

BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan akibat gempa ini.

Daryono menambahkan bahwa hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami. Hingga pukul 00.20 WIB, belum terdeteksi aktivitas gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diimbau menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan bangunan tempat tinggal aman dari kerusakan sebelum kembali masuk,” ujarnya.

Tag:

Category List

Social Icons