Prabowo Meresmikan Kendaraan Taktis Elektrik Pindad MV3 Bernama Pandu
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan kendaraan taktis listrik MV3 EV yang dikembangkan oleh PT Pindad dengan nama Pandu, dalam acara pembukaan pameran Indo Defence, Indo Marine, dan Indo Aerospace di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, pada hari Rabu.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Gunawan serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Sebagai bagian dari peresmian, Presiden Prabowo menandatangani plakat yang ditempatkan di kap mobil listrik MV3 EV “Pandu”.
MV3 Tactical EV adalah kendaraan taktis 4×4 bertenaga listrik yang dikembangkan oleh PT Pindad.
Kendaraan ini dibangun di atas platform MV3 yang sebelumnya telah dimodifikasi menjadi berbagai varian, termasuk MV3 Garuda Limousine (kendaraan resmi kepresidenan) serta seri Maung MV3 yang tersedia dalam varian Tangguh atau Spartan, Jelajah, dan Komando.
Kehadiran MV3 Tactical EV mencerminkan komitmen PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam berinovasi dan mengadopsi teknologi yang ramah lingkungan.
Nama Pandu diambil dari tokoh dalam wiracarita Mahabharata, yang menggambarkan sosok perintis atau yang pertama. Harapannya, kehadiran kendaraan ini dapat mendorong kemajuan kendaraan listrik nasional di masa mendatang.
Presiden Prabowo secara resmi membuka pameran alat utama sistem senjata (alutsista) dan alat pertahanan keamanan Indo Defence, Indo Marine, dan Indo Aerospace.
Dalam pidatonya saat upacara pembukaan, Presiden Prabowo menekankan bahwa pameran dan forum Indo Defence merupakan platform bagi semua pihak untuk mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang pertahanan.
Indo Defence diselenggarakan pada 11–14 Juni 2025 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, dengan partisipasi 1.180 perusahaan dari 55 negara. Beberapa negara membangun paviliun tersendiri untuk menampilkan keunggulan industri pertahanannya, seperti Turki, Amerika Serikat, dan Prancis.
Acara ini dihadiri oleh pimpinan delegasi negara-negara sahabat, Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi.
Turut hadir Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.








