Home / Berita / Menteri PKP Berikan 10 Rumah Minimalis Gratis kepada Guru dan UMKM Milenial

Menteri PKP Berikan 10 Rumah Minimalis Gratis kepada Guru dan UMKM Milenial

menteri pkp siapkan 10 rumah minimalis gratis bagi guru umkm milenial

Menteri PKP Berikan 10 Rumah Minimalis Gratis kepada Guru dan UMKM Milenial

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Maruarar Sirait (Ara), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), mengumumkan persiapan 10 unit rumah minimalis tipe subsidi yang akan diberikan secara cuma-cuma kepada guru, pelaku UMKM, termasuk jurnalis dan profesi lain yang tergolong milenial.

Dalam sebuah pertemuan dengan pengembang perumahan untuk membahas rencana perubahan tipe rumah subsidi di Indonesia, serta peninjauan model rumah minimalis di area perkotaan Jakarta pada hari Kamis, Ara menyatakan bahwa harga rumah subsidi ini diperkirakan sekitar Rp105 juta per unit.

“Berapa harga rata-rata satu rumah? Rp105 juta? Baik, Rp105 juta. Saya merasa diberkati Tuhan, jadi saya akan membeli 10 unit dan memberikan kepada milenial dari media, gratis, satu dari UMKM, satu dari guru. Saya sediakan 10 unit dari dana pribadi saya,” ujar Ara.

Rumah minimalis yang direncanakan terdiri dari dua tipe: tipe pertama dengan luas bangunan 14 meter persegi dan tanah 25 meter persegi; tipe kedua dengan luas bangunan 23,4 meter persegi dan tanah 26,3 meter persegi.

Tipe rumah minimalis ini adalah bentuk baru setelah revisi dari tipe sebelumnya, tipe 36. Walau begitu, revisi ini masih berupa draf dan belum mendapat persetujuan.

Para jurnalis, guru, dan profesi lainnya akan mendapatkan satu unit rumah masing-masing dari setiap profesi.

Baca juga: PKP gandeng semua asosiasi pengembang percepat 3 juta rumah subsidi

Ara mengimbau pengembang yang hadir untuk segera membangun rumah minimalis dengan tipe tersebut, siap untuk dibeli dan diberikan secara gratis kepada 10 profesi milenial menggunakan dana pribadinya.

“Saya berjanji 10 rumah, jadinya tahun ini, bukan mulainya tahun ini,” katanya.

Dua orang berkeliling melihat mock up rumah minimalis
Dua orang berkeliling melihat kondisi mock up rumah minimalis dengan tipe luas bangunan 23,4 meter persegi dan luas tanah 26,3 meter persegi, di Jakarta, Kamis (12/6/2025). BERITA HARIAN ONLINE/Harianto

Setiap penerima rumah subsidi akan diseleksi berdasarkan kriteria tertentu, seperti belum pernah memiliki rumah subsidi, dan gaji tidak boleh melebihi Rp12 juta bagi yang belum menikah serta Rp14 juta bagi yang sudah menikah.

“Saya akan membelikan satu untuk masing-masing, kepada milenial wartawan, guru, dan UMKM,” katanya.

Namun, Ara tidak merinci lebih lanjut siapa saja selain jurnalis, guru, dan UMKM milenial yang akan mendapatkan 10 unit rumah subsidi tersebut. Juga lokasi pembangunan rumah minimalis ini belum ditentukan.

Ara menambahkan bahwa pihaknya terus mengumpulkan masukan dari generasi milenial mengenai draf revisi program rumah subsidi yang lebih sesuai kebutuhan masyarakat perkotaan.

Jika konsep rumah subsidi ini kurang diminati, terutama oleh milenial, maka rumah-rumah tersebut tetap akan dibangun tetapi dialihkan menjadi hunian komersial.

“Kalau tidak berhasil, mungkin ada yang menolak, maka tetap berjalan sebagai rumah komersial. Jika menjadi rumah subsidi, akan ada banyak kemudahan, bunganya hanya 5 persen, DP-nya 1 persen,” tutur Menteri Ara.

Baca juga: Menteri PKP optimistis perubahan luas rumah mampu memperluas pasar

Tag:

Category List

Social Icons