Hoaks! Artikel Luhut Mengimbau agar Jokowi Tak Diusir Jika Ijazahnya Dipastikan Palsu
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE/JACX) – Sebuah postingan di X dan YouTube menampilkan tangkapan layar yang mengklaim berasal dari Tempo, dengan narasi yang menyebutkan Ketua Dewan Energi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan berharap warga Solo tidak mengusir Presiden Joko Widodo jika ijazahnya terbukti palsu.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“JOKOWI AKAN DIUSIR OLEH WARGA SOLO JIKA BENAR IJAZAHNYA PALSU”
Apakah benar artikel yang menyatakan Luhut meminta Jokowi tidak diusir jika ijazahnya terbukti palsu?

Penjelasan:
Berdasarkan investigasi, gambar Luhut yang ditampilkan di tangkapan layar tersebut berasal dari video resmi yang diambil saat Luhut menghadiri International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 yang diadakan pada Kamis, 12 Juni 2025. Video lengkapnya bisa diakses di kanal YouTube resmi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini.
Selain itu, BERITA HARIAN ONLINE melakukan pencarian dengan kata kunci “Luhut” di situs resmi Tempo dan tidak menemukan adanya artikel dengan judul atau gambar yang sesuai dengan tangkapan layar yang beredar. Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Tempo Bagja Hidayat menyatakan bahwa gambar yang beredar bukanlah tangkapan layar dari berita Tempo, karena berbeda dalam tata letak, desain, dan gaya tulisan dengan standar media tersebut.
Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa tangkapan layar yang menyerupai artikel Tempo tersebut adalah hasil suntingan. Informasi yang mengatakan Luhut meminta warga Solo tidak mengusir Jokowi jika ijazahnya ternyata palsu adalah tidak benar atau hoaks.
Klaim: Artikel Luhut meminta agar Jokowi tidak diusir jika ijazahnya terbukti palsu
Rating: Hoaks
Cek fakta: Hoaks! Tangkapan layar berita BERITA HARIAN ONLINE dengan narasi perintah Prabowo tangkap Jokowi
Cek fakta: Hoaks! Foto Jokowi antar Roy Suryo, Rismon, dan Dokter Tifa ke Nusakambangan
Baca juga: Polisi periksa 49 saksi soal kasus tuduhan ijazah palsu milik Jokowi
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









