Macron Mengapresiasi TNI Berbaris dengan Pasukan Prancis, Menyebut Prabowo Sahabat
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, yang dia anggap sebagai sahabat, serta menyatakan kebanggaannya melihat pasukan TNI berparade bersama angkatan bersenjata Prancis dalam perayaan Hari Bastille di Paris.
Presiden Prabowo pada Senin pagi waktu Paris memenuhi undangan dari Presiden Macron untuk menghadiri parade militer hari nasional Prancis tersebut sebagai tamu kehormatan.
“Terima kasih atas kehadiran Anda di hari perayaan nasional kami, sahabat (Presiden) Prabowo. Saya sangat bangga melihat tentara Indonesia berbaris bersama pasukan kami,” ungkap Presiden Macron dalam sebuah unggahan di akun media sosial pribadinya @EmmanuelMacron yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Presiden Macron menyatakan bahwa kehadiran kontingen TNI yang berparade di sepanjang jalan Champs-Élysées, Paris, mengingatkannya pada kunjungan ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, pada Mei 2025, di mana ia bertemu prajurit TNI yang mempelajari Bahasa Prancis secara intensif.
“Saya masih mengingat dengan baik kunjungan saya pada bulan Mei lalu, terutama ketika berada di Akademi Militer (Akmil) di Magelang, jantung Pulau Jawa, dan bertemu dengan para prajurit TNI yang sedang belajar Bahasa Prancis,” kata Presiden Macron dalam Bahasa Indonesia.
Presiden Macron berharap keikutsertaan Indonesia dalam perayaan nasional Prancis ini semakin mempererat hubungan antara Indonesia dan Prancis.
“Dari Jakarta hingga Paris, kemitraan strategis kita semakin hidup dan kuat!” ungkap Macron dalam unggahannya di akun pribadi X-nya @EmmanuelMacron.
Dari podium kehormatan, Presiden Macron menyaksikan parade militer Hari Bastille bersama Presiden Prabowo selaku tamu kehormatan, Ibu Negara Prancis Brigitte Macron, dan sejumlah pejabat penting Pemerintah Prancis.
Dalam parade Hari Bastille, kontingen Satgas Patriot II dari Indonesia mendapat kehormatan untuk berparade di urutan terdepan sebagai pasukan pembuka defile. Sebanyak 451 personel gabungan dari tiga matra TNI dan Polri, serta taruna dari akademi TNI dan Polri, menampilkan drum band dan atraksi mayoret saat berjalan di sepanjang Champs-Élysées, melewati podium kehormatan.
Saat barisan kontingen Indonesia melewati Presiden Prabowo dan Presiden Macron, lagu “Maju Tak Gentar” berkumandang dari tabuhan drum band taruna.
Presiden Prabowo tampak berdiri dan memberikan hormat ketika menyaksikan kontingen Satgas Patriot II TNI berparade. Sementara itu, Presiden Macron juga berdiri dan bertepuk tangan menyaksikan defile kontingen dari Indonesia tersebut.
Presiden Prabowo, setelah menyaksikan kontingen TNI berparade pada Hari Bastille, mengungkapkan rasa bangganya.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menghadiri perayaan Hari Bastille, hari nasional Prancis, sebagai tamu kehormatan atas undangan langsung dari Presiden Republik Prancis Yang Mulia Emmanuel Macron. Saya merasa bangga karena kontingen Tentara Nasional Indonesia turut berpartisipasi dalam parade militer di sepanjang jalan Champs-Élysées, menampilkan kirab drum band pada pembukaan acara,” kata Presiden Prabowo.









