Pertamina Lanjutkan Distribusi BBM di Bengkulu Menggunakan Kapal Tanker
Bengkulu (BERITA HARIAN ONLINE) – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel kembali mengirimkan bahan bakar minyak (BBM) guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Bengkulu dengan memanfaatkan kapal tanker setelah alur Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu kembali dibuka.
“Kapal tanker yang sudah berlabuh di Pelabuhan Pulau Baai adalah kapal tanker Srikandi 515 yang membawa kargo BBM sebanyak 2.200 kiloliter,” ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, melalui pesan elektronik yang diterima di Bengkulu, Selasa.
Pengiriman bahan bakar minyak menggunakan kapal tanker, jelas Rusminto, dilakukan dari terminal BBM Teluk Kabung, Padang, Provinsi Sumatera Barat.
“Kapal Srikandi 515 membawa BBM jenis biosolar,” imbuhnya.
Pengiriman BBM Pertamina untuk Provinsi Bengkulu melalui jalur laut terhenti akibat alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, tertutup oleh sedimentasi pasir.
Distribusi BBM menggunakan kapal sejak akhir Maret 2025 terhenti karena pendangkalan alur.
Hal tersebut mengakibatkan kapal tanker Pertamina tidak dapat memasuki dermaga pelabuhan untuk melakukan bongkar muat BBM.
Mulai 7 Juli 2025, keterisolasian alur pelabuhan telah terbuka setelah proses pengerukan yang dilakukan sejak alur tertutup, dan pada saat itu Kapal penyeberangan KMP Pulo Tello dari dan ke pulau terluar Indonesia di Bengkulu, Pulau Enggano mampu bersandar di dermaga Pulau Baai.
Kemudian pada Selasa 15 Juli 2025, untuk pertama kalinya kembali kapal tanker pengangkut BBM milik Pertamina dapat mendistribusikan kebutuhan BBM Provinsi Bengkulu melalui jalur laut.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan ketersediaan pasokan energi di pulau terluar Indonesia di Provinsi Bengkulu, Pulau Enggano.
“Kami memastikan bahwa stok BBM di Pulau Enggano saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun begitu, distribusi lanjutan tetap kami siapkan guna menjaga kesinambungan pasokan energi,” tutur Rusminto.
Proses distribusi ini, tambahnya, dilakukan secara terukur dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar berjalan dengan aman dan lancar.
Pertamina kembali menyalurkan BBM ke Pulau Enggano melalui Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.
Sebelumnya pengiriman dilakukan melalui jalur alternatif dari IT Panjang, Lampung, kini distribusi kembali difokuskan dari Bengkulu seiring perbaikan kondisi akses pelabuhan.
“Ini (11 Juli 2025) merupakan pengiriman perdana kembali melalui Pelabuhan Pulau Baai setelah jalur ini sempat tidak terakses akibat pendangkalan alur pelayaran oleh pergeseran pasir pantai,” jelasnya.
Rusminto menambahkan meskipun jalur dari Bengkulu sudah dapat digunakan kembali, koordinasi intensif tetap dilakukan dengan otoritas pelabuhan dan pihak terkait agar distribusi bisa berlangsung lancar dan berkelanjutan.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk terus menjaga pasokan dan memaksimalkan distribusi energi di wilayah Bengkulu.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita BERITA HARIAN ONLINE.









