Ukraina Terikat Kesepakatan dengan AS, Legislator Kritik Kendali Terbatas
Moskow – Ukrajina tidak dapat menarik diri dari kesepakatan mineral yang telah dibuat dengan AS karena semua keputusan utama harus disetujui oleh Amerika Serikat, seperti yang dikatakan oleh anggota Verkhovna Rada (parlemen) Ukraina, Oleksiy Goncharenko.
Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Pertama sekaligus Menteri Ekonomi Ukraina, Yulia Svyrydenko, memastikan bahwa pemerintah Ukraina telah menerima rancangan perjanjian terkait mineral dari AS.
Keputusan Utama Berada di Tangan AS
Goncharenko menjelaskan bahwa Ukraina hanya memiliki minoritas dalam dewan manajemen dan tidak memiliki hak veto, sehingga semua keputusan harus mencakup setidaknya satu suara dari perwakilan AS.
Menurut rancangan perjanjian tersebut, Ukraina memiliki pengaruh yang sangat terbatas terhadap dana yang terlibat, dan kehadirannya dalam manajemen hanya bersifat formal, tambah legislator tersebut.
Sementara itu, semua keputusan strategis mengenai investasi, alokasi dana, dan tata kelola berada di bawah kendali AS.
Kritik dari Presiden Ukraina
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengkritik AS karena tidak mencantumkan jaminan keamanan dalam kesepakatan itu.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa Kiev tetap tertarik untuk menyepakati perjanjian tersebut jika itu diperlukan demi terus menerima bantuan dan intelijen dari AS.
Pada 28 Februari, Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Zelenskyy di Washington untuk menyelesaikan kesepakatan mineral itu, namun pembahasan tersebut gagal setelah terjadi ketidaksepakatan dalam pertemuan di ruang Oval, Gedung Putih.
Sumber: Sputnik-OANA









