Sepekan di DKI: Kemacetan Parah hingga Limbah Cair Penyebab Stunting
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Dalam sepekan terakhir, sejumlah peristiwa penting dan menarik terjadi di Jakarta. Mulai dari limbah cair dan sampah yang menjadi penyebab stunting di Jakarta Selatan hingga kemacetan parah di Jakarta pada hari Rabu yang bukan disebabkan oleh kunjungan kenegaraan.
Berikut adalah rangkuman berita selengkapnya yang menarik untuk disimak.
1. Limbah Cair dan Sampah Penyebab Stunting di Jakarta Selatan
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengidentifikasi limbah cair dan sampah sebagai penyebab stunting di wilayah tersebut.
Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini.
2. OJK dan Bank DKI Dorong Kepulauan Seribu Menjadi “Digital Island”
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank DKI bekerja sama untuk mendorong penggunaan transaksi non-tunai di Kepulauan Seribu melalui program literasi dan inklusi keuangan yang disebut Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau “Gencarkan Goes to Pulau Pramuka”.
Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini.
3. KAI Daops 1 Mencatat 35 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melaporkan bahwa sebanyak 35.655 penumpang kereta api berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta berkenaan dengan liburan panjang Kenaikan Isa Almasih pada hari Kamis ini.
Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini.
4. Tanggapan Staf Khusus Gubernur terhadap Survei Kepuasan Kinerja Pram-Rano
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, memberikan tanggapan atas hasil survei Indikator Politik Indonesia mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pramono Anung – Rano Karno yang berada di urutan kelima se-Pulau Jawa.
Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini.
5. Kemacetan Parah di Jakarta pada Rabu Bukan karena Kunjungan Kenegaraan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa kemacetan parah yang terjadi di beberapa wilayah Jakarta pada Rabu (28/5) sore bukan disebabkan oleh kunjungan kenegaraan, melainkan oleh peningkatan yang signifikan pada volume kendaraan.
Berita selengkapnya dapat Anda baca di sini.









