Dua Bintang Persija Merindukan Laga di Jakarta
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Rizky Ridho dan Andritany Ardhiyasa, dua bintang dari Persija Jakarta, mengungkapkan kerinduan mereka bersama seluruh tim Macan Kemayoran untuk kembali berlaga di Jakarta.
“Kami datang ke sini (Balai Kota Jakarta) membawa piala, dan kami semua berharap ketika musim depan dimulai, kami dapat bermain di Jakarta, sehingga semua pertandingan kandang benar-benar terasa seperti laga rumah sendiri,” kata kapten Persija, Ridho, dalam acara bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Kamis.
Gubernur Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno menyambut Persija di Balai Kota Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh tim, termasuk Pelatih Carlos Pena dan manajer tim, Bambang Pamungkas.
Kerinduan untuk bermain di Jakarta juga diutarakan oleh mantan kapten Persija, Andritany. Kiper yang turut membawa Persija menjuarai Liga 1 pada tahun 2018 ini juga menekankan keinginan timnya untuk bisa bermain di Jakarta selama satu musim penuh.
“Sudah cukup lama sejak terakhir kali saya ke sini pada tahun 2021 mengantar Piala Menpora. Semoga ini bukan yang terakhir, dan kami bisa kembali diundang ke sini untuk membawa piala lagi ke Balai Kota. Kami juga ingin bermain di Jakarta selama 17 pertandingan penuh,” ujar Andritany.
Pada Liga 1 musim 2025/2025, Persija beberapa kali harus memainkan pertandingan kandang di luar Jakarta. Dalam musim ini, Persija sempat menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Pakansari Bogor, dan Stadion Patriot Candrabagha Bekasi sebagai markas mereka.
Di Jakarta, sebenarnya ada dua stadion yang dapat digunakan Persija untuk menjamu lawan-lawannya, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium (JIS). Namun, sering kali kedua stadion tersebut tidak dapat digunakan sebagai kandang Persija karena bentrok dengan jadwal tim nasional atau acara non-sepak bola lainnya.
Setelah jamuan, Gubernur Pramono menyampaikan harapannya agar Persija dapat sepenuhnya bermain di JIS pada musim depan.
“Kami tahu salah satu masalah Persija saat ini adalah dalam memainkan laga kandang. Pada tanggal 20 Februari 2025, telah ditandatangani kesepakatan antara pengelola JIS dan Persija. Semoga ini benar-benar dapat menjadi kandang bagi Persija di masa depan,” kata Pramono.








