Home / Lingkungan / Gubernur Lampung Akan Memetakan Kasus Perambahan di TNBBS

Gubernur Lampung Akan Memetakan Kasus Perambahan di TNBBS

gubernur lampung segera petakan kasus perambahan di tnbbs

Gubernur Lampung Akan Memetakan Kasus Perambahan di TNBBS

Bandarlampung (BERITA HARIAN ONLINE) – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan akan segera memetakan dan menginventarisasi kasus perambahan hutan konservasi di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang terletak di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

“Pemerintah Provinsi Lampung kini mendampingi pemerintah pusat dalam menangani kasus perambahan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), khususnya di Kecamatan Suoh,” kata Rahmat Mirzani Djausal di Lampung Barat, Minggu.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah memperoleh data lengkap mengenai konflik antara satwa dan manusia yang terjadi akibat perambahan dalam skala besar yang terjadi baru-baru ini.

“Kami akan segera menginventarisasi dan memetakan kasus perambahan di area hutan konservasi di TNBBS. Di sini, terdapat masyarakat yang sudah tinggal sejak ratusan tahun lalu dan ada juga yang baru datang dan melakukan perambahan, sehingga perlu dipetakan terlebih dahulu,” ujarnya.

Pemerintah daerah beserta pihak terkait berencana untuk segera menangani perambahan hutan konservasi ini agar tidak semakin meluas.

“Kami akan menanganinya agar tidak semakin meluas, karena perambah tidak semua berasal dari Kecamatan Suoh, ada juga yang dari luar, dan kami akan menyelesaikan ini secara humanis,” tambahnya.

Seorang warga dari Pekon Gunung Ratu, Kasan, memberikan tanggapan mengenai perambahan hutan konservasi ini.

“Pada dasarnya, kami setuju dengan kebijakan dan pertimbangan pemerintah dalam menangani konflik antara satwa dan manusia di wilayah Suoh TNBBS. Kami menyadari dampak yang mungkin terjadi nantinya,” kata Kasan.

Ia berharap agar pemerintah dapat menemukan solusi yang manusiawi, tidak melukai hak hidup dan hak asasi manusia, serta tetap mendukung konservasi satwa.

“Kami adalah masyarakat yang telah tinggal di sini selama puluhan bahkan ratusan tahun dan hidup bergantung pada alam, bukan untuk memperkaya diri. Oleh karena itu, perlu ada pembenahan agar konflik antara manusia dan hewan ini dapat segera diatasi,” tuturnya.

Tag:

Category List

Social Icons