Home / Berita / Imipas Sumbar Bentuk Tim Penyelidikan Kasus Lapas Bukittinggi

Imipas Sumbar Bentuk Tim Penyelidikan Kasus Lapas Bukittinggi

imipas sumbar bentuk tim investigasi kasus lapas bukittinggi

Imipas Sumbar Bentuk Tim Penyelidikan Kasus Lapas Bukittinggi

Bukittinggi (BERITA HARIAN ONLINE) – Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Barat telah membentuk tim penyelidikan bersama Kepolisian Resor Kota Bukittinggi terkait insiden minuman keras oplosan yang mengakibatkan satu korban jiwa dan puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Bukittinggi mendapatkan perawatan pada Rabu (30/4) malam.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kementerian Imipas Sumbar, Marselina Budiningsih di Bukittinggi, Kamis, menyatakan bahwa tim penyelidikan ini akan mengungkap peristiwa tersebut nantinya.

“Dari pemeriksaan sementara, seorang warga binaan yang diberi kepercayaan, mengambil sisa alkohol yang digunakan dalam program kemandirian warga binaan untuk memproduksi parfum,” ujarnya.

Alkohol dengan konsentrasi 70 persen tersebut diambil sebanyak 200 mililiter untuk membersihkan tato salah satu warga binaan. Namun, akhirnya disalahgunakan sebagai campuran minuman keras.

“Alkohol ini dicampur dengan minuman kemasan, es, dan air, lalu diminum bersama hingga mengakibatkan keracunan,” jelas Marselina.

Ia menegaskan bahwa tim penyelidikan yang dibentuk sedang mengumpulkan semua informasi dan bukti, termasuk jika ada kelalaian dari petugas lembaga pemasyarakatan.

“Kami berkoordinasi dengan kepolisian dan keluarga warga binaan serta telah melaporkan ke dirjen pusat. Apabila ditemukan unsur kelalaian, akan diproses sesuai aturan,” tegasnya.

Sebanyak 23 warga binaan pemasyarakatan dibawa ke rumah sakit pada Rabu (30/4) malam. Akibat insiden ini, satu orang meninggal dunia di RSUD Bukittinggi dan 22 orang lainnya dirawat di RSAM dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis.

“Jenazah warga binaan yang meninggal telah diserahkan kepada keluarga dan langsung dimakamkan. Pihak keluarga menerimanya dengan ikhlas,” kata Marselina.

Menurutnya, belum diketahui secara pasti kapan warga binaan tersebut mencampur dan mengonsumsi minuman keras tersebut.

Terkait dugaan adanya pesta dengan iringan musik di dalam lapas sebelum kejadian, pihak Lapas membantahnya.

“Semua hasil akan disampaikan setelah proses penyelidikan selesai. Kami meminta semua pihak untuk bersabar,” ujar Marselina.

Sementara itu, Kepala Polresta Bukittinggi Kombes Pol. Yessi Kurniati menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan serta mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kami telah melakukan langkah awal, namun hasilnya belum bisa dipastikan. Kami mengamankan sisa wadah kemasan tempat mencampur minuman keras. Beberapa warga binaan juga belum sepenuhnya bisa dimintai keterangan,” kata Yessi.

Tag:

Category List

Social Icons