Senin Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tercatat Sedang
Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Pada Senin pukul 05.52 WIB, kualitas udara di Jakarta terpantau dalam kategori sedang berdasarkan data dari laman IQAir, sehingga Jakarta menduduki peringkat ke-21 di antara kota-kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) di Jakarta menunjukkan angka 87, sementara konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat sebesar 28,2 mikrogram per meter kubik.
Masyarakat disarankan untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Menurut catatan IQAir, kota dengan kualitas udara terburuk pertama adalah Riyadh, Arab Saudi dengan angka 192, diikuti oleh Dubai, Uni Emirat Arab dengan angka 180, Delhi, India pada posisi ketiga dengan angka 167, Wuhan, China di posisi keempat dengan angka 163, dan Dhaka, Bangladesh di posisi kelima dengan angka 156.
Sementara itu, data dari Sistem Informasi Lingkungan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta menunjukkan bahwa kualitas udara di lima lokasi berada dalam kategori sedang dengan rentang PM2.5 antara 51-100.
Beberapa lokasi tersebut meliputi Pasar Minggu, Jakarta Selatan dengan Indeks Kualitas Udara sebesar 79, Cempaka Putih, Jakarta Pusat di angka 75, Marunda, Jakarta Utara di angka 80, Kalideres, Jakarta Barat di angka 88, dan Pulogadung, Jakarta Timur dengan angka 74.
DLH Jakarta melalui laman tersebut menyarankan agar masyarakat di lokasi-lokasi tersebut memakai masker saat beraktivitas di luar ruang. Bagi kelompok sensitif, dianjurkan untuk lebih sering beristirahat, melakukan aktivitas ringan, membawa obat pribadi, serta tetap menggunakan masker.









