Home / Lingkungan / 8 Tanaman Hias Indoor yang Efektif Menyaring Polusi Udara

8 Tanaman Hias Indoor yang Efektif Menyaring Polusi Udara

8 tanaman hias indoor yang ampuh menyerap polusi udara

8 Tanaman Hias Indoor yang Efektif Menyaring Polusi Udara

Jakarta (BERITA HARIAN ONLINE) – Udara bersih tidak hanya bergantung pada alat penyaring modern, tetapi juga dapat dihasilkan secara alami dengan adanya tanaman hias di dalam rumah. Selain mempercantik interior, beberapa jenis tanaman ini ternyata mampu menyerap polutan, menyegarkan udara, dan menjaga kelembapan.

Tak mengherankan jika tanaman-tanaman ini semakin diminati oleh masyarakat yang ingin menciptakan hunian sehat dan estetis. Jadi, tanaman apa saja yang dikenal efektif dalam membersihkan udara dalam ruangan? Berikut adalah daftar tanaman yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber.

Jenis Tanaman Hias yang Efektif Membersihkan Udara Dalam Ruangan

1. Lidah Mertua

Lidah mertua, yang juga dikenal sebagai sansevieria, merupakan tanaman hias yang sangat mudah dirawat. Tanaman ini tidak memerlukan penyiraman yang sering dan tetap dapat tumbuh dengan baik di berbagai kondisi. Keunggulan lainnya, sansevieria efektif dalam menyerap zat-zat berbahaya seperti formalin, benzena, xilena, dan trichloroethylene dari udara.

2. English Ivy

Hedera helix, atau lebih dikenal sebagai English ivy, adalah tanaman merambat yang bisa membantu menjaga kualitas udara dalam rumah. Tanaman ini mampu menghilangkan berbagai polutan seperti benzena, karbon monoksida, formaldehida, dan trikloroetilen.

English ivy juga dikenal dapat menyerap kelembapan, sehingga cocok ditempatkan di kamar mandi untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur dan bau tak sedap. Namun, pemilik hewan peliharaan seperti anjing dan kucing perlu berhati-hati karena tanaman ini berpotensi beracun bagi mereka.

3. Dracaena

Dracaena memiliki ciri khas daun panjang dengan tepi berwarna putih, merah, atau krem. Tanaman ini dikenal dapat menyerap nitrogen dioksida (NO2), salah satu gas yang mempengaruhi kualitas udara. Meski berukuran kecil saat muda, dracaena bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 4 meter jika dirawat dengan baik. Seperti English ivy, tanaman ini tidak aman untuk hewan peliharaan.

4. Palem Kuning

Chamaedorea seifrizii, atau biasa disebut palem kuning, sering dijadikan tanaman penghias halaman karena tampilannya yang rimbun dan bisa tumbuh setinggi 3 meter. Selain memperindah rumah, tanaman ini juga dapat membantu menyaring udara dari kandungan formaldehida, benzena, toluena, dan trikloroetilen.

5. Sri Rejeki (Aglaonema)

Tanaman aglaonema atau Sri Rejeki menjadi pilihan favorit untuk ditaruh di dalam rumah karena tahan terhadap kondisi cahaya yang minim. Selain tampilannya yang menarik, tanaman ini juga mampu menyerap senyawa berbahaya seperti benzena, formaldehida, dan xilena. Perawatan tanaman ini cukup mudah, cukup disiram seminggu sekali.

6. Krisan

Krisan tidak hanya menarik karena bunga-bunganya yang berwarna-warni, tetapi juga mampu menyerap berbagai polutan di udara seperti benzena, amonia, dan formaldehida. Dengan tampilannya yang cerah, krisan cocok untuk memperindah ruangan dan menjaga udara tetap bersih.

7. Lidah Buaya

Tanaman ini lebih dikenal sebagai bahan alami untuk perawatan kulit, namun lidah buaya juga bisa berfungsi sebagai penyaring udara. Letakkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung seperti dekat jendela. Selain membantu menyegarkan udara, daunnya bisa dimanfaatkan untuk keperluan kecantikan atau kuliner.

8. Gerbera Daisy

Gerbera daisy adalah tanaman berbunga cantik yang tidak hanya memperindah ruangan, tetapi juga memiliki kemampuan menyaring zat berbahaya di udara. Karena menyukai cahaya matahari, sebaiknya letakkan tanaman ini di area yang terang. Kehadirannya bisa membuat suasana rumah terasa lebih cerah dan menenangkan.

Tag:

Category List

Social Icons