Memori dan Tubuh Anak-anak di Gaza Mengalami Kerusakan
Jenewa (BERITA HARIAN ONLINE) – Memori dan tubuh anak-anak di Gaza mengalami kerusakan akibat dua bulan blokade bantuan kemanusiaan dan serangan berkelanjutan dari Israel, ungkap Direktur Eksekutif program Kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kamis (1/5).
Dalam rentang dua bulan ini, Israel telah menghalangi masuknya pasokan medis, bahan bakar, dan makanan yang sangat dibutuhkan di Gaza.
“Kami merusak memori dan pikiran anak-anak Gaza. Kami membuat anak-anak Gaza mengalami kelaparan. Kami terlibat dalam situasi ini,” kata Wakil Direktur Jenderal Michael Ryan kepada wartawan di Kantor Pusat WHO.
“Sebagai seorang dokter, saya sangat marah. Ini adalah tindakan yang kejam,” tambahnya.
“Tingkat kekurangan gizi saat ini melemahkan sistem kekebalan tubuh,” ungkap Ryan, memperingatkan bahwa kasus pneumonia dan meningitis pada wanita dan anak-anak bisa meningkat.
Sumber: WAFA








